BANDAR LAMPUNG, KRAKATOA.ID – Provinsi Lampung kembali mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional dalam hal toleransi dan harmonisasi sosial. Dalam hal ini, Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) merilis data terbaru bahwa Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) Provinsi Lampung tahun 2025 sukses menembus kategori Sangat Tinggi.
Oleh karena itu, pencapaian luar biasa ini langsung menempatkan Lampung sebagai salah satu daerah paling kondusif di Indonesia. Bahkan, provinsi yang terkenal dengan julukan Sai Bumi Ruwa Jurai ini berhasil mencatatkan angka IKUB sebesar 80.36. Artinya, angka tersebut berada cukup jauh di atas rata-rata IKUB nasional yang saat ini hanya berada di angka 77.89.
Terkait hal tersebut, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Lampung, Prof. Dr. HM. Bahruddin, M.A., menegaskan bahwa capaian ini mencerminkan potret nyata dari hubungan masyarakat yang harmonis.
“Berdasarkan rilis Kementerian Agama RI atas hasil survei yang dilaksanakan secara nasional, IKUB Provinsi Lampung tahun 2025 masuk kategori sangat tinggi yakni pada angka 80.36, di atas IKUB rata-rata nasional yaitu 77.89,” ujar Prof. Bahruddin kepada Krakatoa.id, Rabu (27/5/2026).
Sebagai informasi tambahan, Kemenag RI memang membagi kategorisasi indeks ini ke dalam empat rentang penilaian yang ketat:
-
Rendah: 20.01 – 40.00
-
Sedang: 40.01 – 60.00
-
Tinggi: 60.01 – 80.00
-
Sangat Tinggi: 80.01 – 100.00
Unggul di Tiga Dimensi: Toleransi, Kebersamaan, dan Kesetaraan
Selanjutnya, keunggulan Provinsi Lampung ternyata tidak hanya terlihat pada angka akumulatif saja. Namun, performa impresif ini juga merata di seluruh indikator utama penilaian. Lebih lanjut, Prof. Bahruddin merincikan bahwa Lampung sukses mengungguli rata-rata nasional pada tiga dimensi krusial sekaligus, yaitu Toleransi, Kebersamaan, dan Kesetaraan.
Sebagai gambaran, berikut adalah perbandingan data IKUB Lampung 2025 vs Rata-Rata Nasional:
| Dimensi Penilaian | Rata-Rata Nasional | Capaian Provinsi Lampung | Status |
| Dimensi Toleransi | 88.82 | 91.31 | Di Atas Nasional |
| Dimensi Kebersamaan | 65.49 | 69.31 | Di Atas Nasional |
| Dimensi Kesetaraan | 79.35 | 80.47 | Di Atas Nasional |
“Posisi di atas rata-rata nasional bukan pada aspek kerukunan saja melainkan juga pada dimensi toleransi, kebersamaan dan kesetaraan,” jelas beliau secara mendalam.
FKUB Beri Apresiasi Tinggi untuk Tokoh Agama dan Stakeholders
Sementara itu, Prof. Bahruddin menyebut capaian membanggakan ini sebagai buah manis dari sinergi kuat seluruh elemen masyarakat. Oleh sebab itu, beliau mengajak semua pihak untuk bersyukur atas hasil positif tersebut.
“Prestasi ini patut kita syukuri karena merupakan potret yang sesungguhnya kondisi hubungan harmonis antar umat beragama di Provinsi Lampung yang kita cintai,” tambah Prof. Bahruddin.
Sehubungan dengan hal tersebut, segenap Pimpinan dan Pengurus FKUB Provinsi Lampung menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak. Khususnya, mereka sangat mengapresiasi pemuka lintas agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda. Sebab, para tokoh tersebut telah berpartisipasi aktif dalam menjaga kedamaian.
Selain itu, FKUB juga mengalirkan apresiasi serupa kepada jajaran pemerintahan dan aparat keamanan. Oleh karena itu, pengurus FKUB secara khusus berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Lampung, Kepolisian Daerah (Polda) Lampung, Pangdam XXI Radin Inten, dan Kejaksaan Tinggi Lampung. Kemudian, mereka juga tidak lupa mengapresiasi majelis-majelis agama serta organisasi kemasyarakatan yang terkait.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi aktif dalam mewujudkan kerukunan umat beragama di Sai Bumi Ruwa Jurai ini,” pungkasnya.***






