Uskup Tanjungkarang: Bullying adalah Budaya Pematian, Sekolah Ramah Anak Bentuk Karakter Peduli

KRAKATOA.ID, BANDAR LAMPUNG — Uskup Keuskupan Tanjungkarang Mgr. Vinsensius Setiawan Triatmojo mengajak dunia pendidikan melawan bullying dan kekerasan. Oleh karena itu, sekolah harus membangun budaya kehidupan sejak usia dini.

Mengenai hal itu, Uskup Vinsensius menyampaikan pesannya usai menghadiri Deklarasi Sekolah Ramah Anak (SRA). Saat ini, kegiatan tersebut berlangsung di Kompleks Yayasan Xaverius Way Halim Permai, Bandar Lampung, Rabu (1/4/2026).

Bahkan, ribuan siswa, guru, dan orang tua mengikuti deklarasi itu secara khidmat. Dengan demikian, seluruh warga sekolah menunjukkan komitmen kuat menciptakan lingkungan belajar yang aman.

Perlawanan Terhadap Budaya Pematian

Lalu, Mgr. Evien menilai deklarasi ini menjadi momentum yang sangat penting. Sebab, lembaga pendidikan harus menjawab tantangan maraknya kasus kekerasan terhadap anak.

“Saat ini kita sedang melawan budaya pematian, karena kekerasan dan bullying adalah budaya pematian,” tegas Mgr. Evien kepada Krakatoa.id.

Berikutnya, Mgr. Evien menekankan bahwa sekolah tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan semata. Selain itu, tenaga pendidik wajib membentuk karakter dan kepedulian sosial peserta didik.

“Anak-anak perlu memahami sejak kecil bahwa hidup mereka memiliki dimensi sosial,” tambahnya.

Pentingnya Menanamkan Empati Sejak Dini

Selanjutnya, Mgr. Evien menegaskan bahwa rasa kepedulian sosial tidak muncul secara otomatis. Akibatnya, sekolah dan keluarga harus menanamkan nilai moral tersebut secara konsisten.

“Oleh karena itu, sekolah harus menanamkan nilai kebersamaan dan kepedulian sejak dini,” ujarnya.

Kemudian, Mgr. Evien berharap Sekolah Ramah Anak mampu menghadirkan lingkungan yang kondusif. Tak hanya itu, program ini juga mendorong siswa saling menghormati perbedaan.

Yayasan Xaverius Tanjungkarang berkomitmen melahirkan generasi unggul yang berkarakter serta berempati tinggi.***

BACA JUGA :  Meningkatkan Standar Pendidikan: Asesmen Lapangan Prodi S-2 Administrasi Pendidikan Unila