Stok Beras BULOG Lampung Capai 264.884 Ton, Harga Pasar Dipantau untuk Cegah Kenaikan

KRAKATOA.ID, BANDAR LAMPUNG –– Perum BULOG turun langsung ke pasar di berbagai daerah untuk mengantisipasi kenaikan harga beras dan menjaga pasokan pangan tetap aman.

Di Bandar Lampung, Pemimpin Perum BULOG Kanwil Lampung, Rindo Safutra, bersama jajarannya melakukan monitoring di Pasar Tugu, Sabtu (5/9/2026).

BULOG mengecek langsung harga dan ketersediaan beras di tingkat pedagang. Langkah ini sekaligus memastikan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) berjalan lancar.

BULOG Antisipasi Kenaikan Harga Beras

Rindo Safutra mengatakan BULOG tidak hanya menunggu laporan mengenai kenaikan harga pangan. Jajarannya turun langsung ke pasar untuk membaca kondisi harga sejak awal.

“Kami mengantisipasi bukan hanya pengaduan, tetapi kami mengantisipasi akan kenaikan inflasi. Itu yang paling utama. Karena penugasan BULOG yang paling utama adalah menjaga stabilisasi harga,” tegas Rindo saat melakukan monitoring pasar Bandar Lampung, Sabtu (5/9).

BULOG menjalankan monitoring pasar secara serentak di berbagai wilayah Indonesia. Jajaran BULOG mengecek harga, pasokan, distribusi, dan efektivitas intervensi pangan.

Langkah tersebut bertujuan merespons perubahan harga pangan dengan cepat. BULOG juga dapat mengambil langkah korektif ketika menemukan kenaikan harga yang tidak wajar.

Stok Beras BULOG Lampung Capai 264.884 Ton Setara Beras

BULOG memiliki stok beras yang kuat untuk mendukung stabilisasi pangan.

Per 5 September 2026, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola BULOG secara nasional mencapai sekitar 4,9 juta ton.

Khusus wilayah Lampung, BULOG mencatat stok 231.109 ton beras dan 66.227 ton gabah.

Jika dikonversi, total stok tersebut mencapai sekitar 264.884 ton setara beras.

Besarnya stok tersebut memberi ruang bagi BULOG untuk terus melakukan intervensi pasar. BULOG dapat menjaga ketersediaan beras sekaligus membantu mempertahankan harga tetap terjangkau.

BACA JUGA :  Bulog Lampung Salurkan Bantuan Pangan untuk Lindungi Daya Beli Jelang Hari Raya 2026

Penyaluran Beras SPHP Lampung Capai 18.956 Ton

BULOG juga terus menyalurkan beras SPHP kepada masyarakat.

Secara nasional, penyaluran beras SPHP sepanjang 2026 hingga 5 September mencapai sekitar 756 ribu ton.

Sementara itu, penyaluran SPHP di Lampung mencapai 18.956 ton.

BULOG akan terus mengoptimalkan penyaluran tersebut untuk menjaga keseimbangan antara pasokan dan kebutuhan masyarakat.

BULOG Cek Harga Beras Langsung ke Pedagang

Saat monitoring di Pasar Tugu Bandar Lampung, Rindo berdialog dengan para pedagang. Jajaran BULOG juga mengecek harga serta ketersediaan beras.

Selain beras SPHP, BULOG mendorong penguatan pasokan beras premium. Langkah tersebut bertujuan menjaga pilihan pangan masyarakat tetap tersedia.

BULOG juga memantau komoditas pangan lainnya. Pemantauan mencakup ketersediaan barang, kelancaran distribusi, hingga harga di tingkat konsumen.

BULOG Gandeng Satgas Pangan dan Pemerintah

Monitoring pasar melibatkan berbagai pihak. BULOG bekerja sama dengan Satgas Pangan, TNI, Polri, pemerintah daerah, dan pengelola pasar.

Kolaborasi tersebut memperkuat pengawasan dari hulu hingga hilir. Petugas dapat mengetahui kondisi stok dan harga secara lebih cepat.

Jika petugas menemukan kenaikan harga yang tidak wajar, pihak terkait dapat segera mengambil langkah penanganan di lapangan.

BULOG Perkuat Operasi Pasar

BULOG terus mengoptimalkan sejumlah instrumen untuk menjaga stabilitas pangan. Instrumen tersebut mencakup penguatan stok, penyaluran SPHP, operasi pasar, serta penambahan pasokan beras premium.

BULOG juga memperkuat kerja sama dengan pemerintah, aparat, pelaku pasar, jaringan ritel modern, dan pemangku kepentingan lainnya.

Upaya tersebut bertujuan memastikan masyarakat memperoleh beras dan kebutuhan pangan dengan harga yang wajar.

Dengan stok nasional sekitar 4,9 juta ton dan stok Lampung mencapai 264.884 ton setara beras, BULOG memiliki ruang untuk melakukan intervensi pasar saat harga dan pasokan membutuhkan penguatan.***

BACA JUGA :  Mendekati Hari Pencoblosan, Sedulur Mirza Gencarkan Bimtek Relawan