Kasus Investasi Bodong di Pesawaran Viral, Wanda Arista Tekankan Pentingnya Literasi Keuangan

KRAKATOA.ID, PESAWARAN – Anggota DPRD Kabupaten Pesawaran dari Fraksi PDI Perjuangan, Wanda Arista, mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap investasi bodong. Imbauan itu muncul setelah kasus investasi dan arisan bodong viral di Kabupaten Pesawaran dalam beberapa hari terakhir.

Wanda mengaku prihatin atas musibah yang menimpa para korban. Ia berharap aparat segera menyelesaikan perkara tersebut sesuai ketentuan hukum.

“Saya turut prihatin atas musibah yang dialami para korban. Semoga persoalan ini dapat segera diselesaikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” kata Wanda Arista saat dihubungi Krakatoa.id, Selasa (21/7/2026).

Investasi Bodong Mengincar Korban dengan Janji Untung Besar

Wanda menilai pelaku investasi bodong sering memanfaatkan keinginan masyarakat untuk cepat memperoleh keuntungan. Mereka menawarkan imbal hasil tinggi dalam waktu singkat. Cara itu membuat banyak orang tertarik tanpa memeriksa legalitas usaha.

Menurut Wanda, masyarakat harus curiga jika ada investasi yang menjanjikan keuntungan besar tanpa risiko. Tawaran seperti itu sering menjadi ciri awal praktik investasi ilegal.

Jangan Mudah Percaya Tawaran Arisan dan Investasi

Wanda meminta masyarakat tidak mudah percaya pada promosi yang beredar di media sosial maupun grup percakapan. Ia juga mengingatkan warga agar tidak ikut berinvestasi hanya karena melihat orang lain memperoleh keuntungan.

“Saya mengimbau seluruh masyarakat, khususnya warga di dapil saya, agar lebih berhati-hati. Jangan mudah tergiur dengan arisan atau investasi yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat. Mari kita lebih waspada agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.

Cek Legalitas Sebelum Menyetorkan Uang

Wanda mengajak masyarakat memeriksa legalitas perusahaan sebelum menyerahkan uang. Pastikan penyelenggara memiliki izin resmi dari instansi yang berwenang. Masyarakat juga perlu memahami cara kerja investasi tersebut.

BACA JUGA :  Cegah Pernikahan Dini dan Seks Bebas di Tanggamus, Sivitas Akademika FK Unila Sosialisasi dan Edukasi Kesehatan Reproduksi

Ia mengingatkan agar warga tidak terburu-buru mengambil keputusan. Luangkan waktu untuk mencari informasi. Mintalah penjelasan jika ada hal yang belum dipahami.

Literasi Keuangan Jadi Benteng Melawan Investasi Bodong

Menurut Wanda, literasi keuangan menjadi kunci untuk mencegah investasi bodong. Pengetahuan yang baik membantu masyarakat mengenali ciri-ciri penipuan. Masyarakat juga dapat memahami risiko sebelum berinvestasi.

Ia mendorong pemerintah, sekolah, dan lembaga terkait memperluas edukasi keuangan. Edukasi tersebut dapat membantu masyarakat mengambil keputusan yang lebih bijak.

“Literasi keuangan merupakan senjata utama untuk melindungi hak-hak ekonomi setiap individu. Dengan pengetahuan yang cukup, masyarakat dapat menjaga asetnya. Mereka juga dapat membangun masa depan yang lebih aman, stabil, dan sejahtera,” pungkas Wanda.***