Bukit Teluk Nipah Lampung Selatan Resmi Jadi Lokasi Terbang Paralayang

KRAKATOA.ID, LAMPUNG SELATAN – Letnan Kolonel Laut (T) Gatot Suryono akhirnya bisa tersenyum lega. Setelah berbulan-bulan membuka akses dan menyiapkan lokasi, ia berhasil menguji penerbangan paralayang di Bukit Teluk Nipah.

Uji coba tersebut berlangsung pada Sabtu, 28 Oktober 2023. Momen itu sekaligus bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.

Untuk pertama kalinya, Gatot menerbangkan paralayang dari Bukit Teluk Nipah. Dari udara, ia menikmati panorama Pantai Sudul, Pantai Teluk Nipah, dan Pantai Marina.

Selain pantai, bukit ini menawarkan pemandangan perbukitan dan lautan luas. Dari ketinggian, hamparan laut biru berpadu dengan pantai berpasir putih.

“Alhamdulillah akhirnya setelah dibantu oleh berbagai pihak dalam pembukaan kembali tempat take off paralayang, pagi ini bisa kita uji coba untuk terbang paralayang kembali,” kata Gatot kepada Krakatoa.id, Sabtu (28/10/2023).

Dalam penerbangan tersebut, Gatot mendapat dukungan dari sejumlah rekan. Mereka antara lain Kapten Hasan, Sersan Marinir Yusuf, Inarko, Om Arian, Ian, dan Arif dari PT ONT/HTB.

Terbang Dua Jam di Atas Teluk Nipah

Selama penerbangan, Gatot menikmati panorama Teluk Nipah dari udara. Ia juga melihat Gunung Anak Krakatau dari ketinggian.

Selain itu, angin pantai memberikan sensasi tersendiri. Kecepatan angin saat itu mencapai sekitar 10–15 kilometer per jam.

Gatot kemudian melakukan penerbangan soaring dari Pantai Sudul menuju Pantai Teluk Nipah. Setelah hampir dua jam mengudara, ia berhasil melakukan top landing di Bukit Teluk Nipah.

“Selama melaksanakan penerbangan sekitar hampir 2 jam, saya bisa menikmati pemandangan yang luar biasa bagusnya di Teluk Nipah,” ujarnya.

Menurut Gatot, penerbangan perdana tersebut menjadi pengalaman berharga. Sebab, ia bisa melihat langsung potensi Bukit Teluk Nipah sebagai lokasi olahraga dirgantara.

BACA JUGA :  Pemprov Lampung Ikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi dan Persiapan Lebaran 2025

Bukit Teluk Nipah Punya Potensi Wisata

Gatot menilai Bukit Teluk Nipah tidak hanya cocok untuk olahraga paralayang. Sebaliknya, kawasan ini juga memiliki potensi wisata alam yang kuat.

Dari udara, wisatawan dapat melihat garis pantai dan lautan luas. Bahkan, pemandangan Gunung Anak Krakatau ikut memperkaya panorama kawasan tersebut.

Karena itu, pengelola masih perlu melakukan sejumlah pembenahan. Perbaikan terutama menyasar area take off dan landing.

Selain itu, pengelola berencana menyediakan shelter bagi para pilot. Fasilitas tersebut dapat menjadi tempat berteduh sambil menunggu kondisi angin yang aman.

“Dengan uji coba terbang pagi ini berarti tempat ini sudah bisa untuk take off paralayang dan paramotor. Walaupun nanti masih perlu pembenahan tempat lokasi take off dan landing,” jelas Gatot.

Dengan hasil uji coba tersebut, Bukit Teluk Nipah mulai membuka peluang baru. Kawasan ini dapat berkembang sebagai lokasi olahraga dirgantara sekaligus destinasi wisata di Lampung Selatan.***