LP3M Unila Gelar Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan PSDKU Unila Tahun 2023 dan Persiapan Kegiatan PSDKU Unila 2024

KRAKATOA.ID, BANDARLAMPUNG — Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Lampung (Unila) menggelar Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan PSDKU Unila Tahun 2023 dan Persiapan Kegiatan PSDKU Unila 2024 di Hotel Horison Bandarlampung, Sabtu (16/12/2023).

Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Rektor IV Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan TIK. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., MBA. Sementara Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., I.P.M., memberikan sambutannya melalui zoom meeting.

Hadir langsung pada kegiatan ini Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Tengah Nirlan, S.H., M.M., dan Sekretaris Daerah Kabupaten Way Kanan, Saipul, S.Sos.,M.IP.

Wakil Rektor IV Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan TIK. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., MBA., dalam wawancaranya dengan Krakatoa.id mengungkapkan Pelaksanaan Kegiatan PSDKU di Lampung Tengah dan Way Kanan dirasa sangat menguntungkan Universitas Lampung.

“Jadi kita sangat diuntungkan kerja sama yang luar biasa ya dengan Pemkab Way Kanan dan Pemkab Lampung Tengah,” kata Dr. Ayi.

Wakil Rektor IV Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan TIK. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., MBA.

Dr. Ayi mengatakan PSDKU dilaksanakan salah satunya sebagai upaya untuk meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi di Lampung yang masih rendah.

“Pembukaan Program Studi di Luar Kampus Utama ini untuk menjangkau peningkatan angka partisipasi kasar dimana angka peningkatan partisipasi kasar di perguruan tinggi di Lampung ini relatif urutan ke dua dari bawah, baru sekitar 22 dimana ada yang sampai 40 persen penduduk usia perguruan tinggi di Sumatera ini. Aceh 40 persen, Sumatera Utara sekitar 35 persen, Lampung 25 lah targetnya per 2023, mungkin dengan adanya PSDKU kita berharap akan meningkat, semakin banyak masyarakat usia yang boleh dan berhak mengecap pendidikan tinggi itu bisa masuk berkuliah,” kata Dr. Ayi.

Jika APK di Perguruan Tinggi di Provinsi Lampung akan makin tinggi, dampaknya juga akan sangat baik bagi sumber daya manusia.

“Kalau tidak efeknya nanti terlalu dini menjadi pekerja ke arah misalnya Banten, Jabodetabek dan kemudian itu kan belum cukup potensi, jadi kita tingkatkan dulu. Kita menjangkau kesempatan belajar di usia perkuliaan ini ke wilayah di mana tempat asal mahasiswa. Di Lampung Tengah yakni di Terbaggi ya, tapi sekarang ada kelas transisinya di Kota Gajah. Di Way Kanan itu ada di eks Rumah Sakit Zainal Abidin. Di Way Kanan lebih strategis lagi karena akan menjaangkau kemungkinan sekitar Way Kanan juga bisa memanfaatkan keberadaan Universitas Lampung,” kata dia.

BACA JUGA :  Sivitas Akademika Unila Upacara Ikuti Kesaktian Pancasila

Pada kesempatan ini Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan TIK ini menyampaikan terima kasihnya kepada Pemerintah Kabupaten Way Kanan dan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah.

“Universitas Lampung sangat berterima kasih dan mengapresiasi suport daripada pemkab masing-masing, luar biasa, karena memang rekontruksi kampus, dari rumah sakit menjadi kampus itu sangat luar biasa. Lampung Tengah juga menyiapkan lahan dengan disain kampus baru dengan menggunakan Badan Diklat. Kami optimis dengan jalinan kerja sama yang terus menerus makin kuat, dan menjadikan Lampung ini makin kuat juga,” pungkasnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Tengah Nirlan, S.H., M.M.

Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Tengah Nirlan, S.H., M.M., mengatakan program PSDKU Unila ini sangat diharapakan oleh masyarakat di kabupatennya.

“Jadi PSDKU ini kan sangat kita harapkan untuk katakanlah meningkatkan sumber daya manusia (SDM) masyarakat Lampung Tengah untuk mendekatkan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah mendukung sepenuhnya baik untuk sarana dan prasarana, kemudian menyangkut pembiayaan. Dan alhamdulilah izin sudah keluar, saat ini dalam tahap persiapan untuk penerimaan mahasiswa baru untuk anggaran 2024,” kata Nirlan.

Menurut Nirlan gedung PSDKU Unila di Kabupaten Lampung Tengah nantinya akan dibangun di Betan Subing, Kecamatan Terbanggi Besar.

“Kita rencana akan membangun gedung sendiri, gedung PSDKU Unila di Terbanggi, Betan Subing, tapi untuk sementara waktu sambil menunggu proses pembangunan kita sudah menyiapkan gedung menggunakan Bandiklat kita, dan sarana dan prasarana sudah memenuhi syarat katakanlah untuk dilaksanakan proses belajar mengajar,” beber Sekda Lampung Tengah ini.

Masyarakat Kabupaten Lampung Tengah lanjut Nirlan sangat antusias atas dibukannya PSDKU Unila.

“Jadi katakanlah untuk masyarakat kita kelihatannya ada kecenderungan antusias, kenapa setidak-tidaknya mendekatkan rentang kendali. Kalau mereka kalau kuliah di Bandarlampung kan pembiayaannya cukup besar, rata-rata untuk kos, trasnsportasi dan sebagainya. Kalau dia ada di wilayah kita kan terjadi penghematan. Dan prisip aparat pemerintahan di tingkat bawah pun sangat antusias untuk mengikuti study ini,” jelas Nirlan.

BACA JUGA :  Tingkatkan Akses ke Layanan Keuangan, OVO Tambah Puluhan Ribu Titik Top Up Saldo melalui GrabMerchant

“Mengucapkan terima kasih sekali kepada pihak Universitas Lampung, Rektor dan seluruh jajaran yang sudah mendukung, mendorong sehingga PSDKU di Lampung Tengah dapat terwujud melalui izin yang dikeluarkan oleh Dikti,” pungkasnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Way Kanan, Saipul,

Pada tempat yang sama Sekretaris Daerah Kabupaten Way Kanan, Saipul, S.Sos.,M.IP., dalam wawancaranya dengan Krakatoa.id sangat menyambut baik PSDKU Unila. Program ini lanjutnya dirasa sangat menguntungkan bagi masyarakat Kabupaten Way Kanan.

“Kita kan dilatarbelakangi keinginan masyarakat kita dan melihat fakta di Way Kanan itu belum ada perguruan tinggi yang berkualitas ya, diselenggarakan oleh siapa pun belum ada sehingga kita ada peluang Program PSDKU ini ada aturannya di pemerintah pusat dan dibolehkan seperti itu, kalau dulu istilahnya kelas jauh lah, itu enggak boleh, ini yang boleh. Nah kita tangkap peluang ini, maksudnya bagaimana warga kita, masyarakat kita yang mau kuliah lanjut dari SMA mau ke perguruan tinggi itu gak perlu jauh-jauh. Nah ini kalau di Way Kanan kampusnya kan paling tidak secara ekonomi menguntungkan bagi masyarakat kita kenapa, karena dia tidak harus berangkat jauh, tinggal di Kota Bandarlampung, kos dan sebagainya, itu prinsipnya yang kami ambil.”

Dikatakan Saipul dengan dilaksanakan Kegiatan PSDKU Unila di Kabupaten Way Kanan diharapakan dapat meningkatakan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

“Yang lebih jauh lagi kami ingin menaikan juga IMP dan rata-rata lama sekolah. Kalau dia sekarang ram itu masih 7,7 ya bagaimana nanti sampai 10 koma, tahun gitu. Nah yang pada pendidikan tinggi ini bukan hanya rata-rata lama sekolah, tetapi juga bagaimana meningkatkan sumber daya manusia kan pada akhrinya. Kalau kualitas sumber daya manusianya bagus pasti produksinya, ekonominya juga bagus,” jelas Saipul.

BACA JUGA :  Ombudsman: Penunjukan TNI Aktif Sebagai Penjabat Kepala Daerah Harus Dikoreksi

Untuk Prodi D3 Akuntansi lanjut Saipul sudah berjalan, sedangkan untuk Prodi S1 Komputer akan dilaksankan pada tahun ini karena iziinya baru saja keluar.

“Nah bagaimana pelaksanaanya sekarang, kita kan sudah dari tahun 2022 kita mulai menginisiasi ini dan mulau kuliah tahun 2023 ini. Ada dua prodi D3 Akuntansi dan S1 Ilmu Komputer, tapi baru jalan D3 Akuntansi karena yang S1 Komputer ini persetujuannya baru keluar, insya allah di tahun berikutnya kita akan melaksanakan minimal berbarengan dengan D3 Akuntansi dan S1 Komputer untuk tahun ke dua,” kata dia.

Dikatakan Sekda Way Kanan pihanya memanfaatkan gedung rumah sakit yang tidak terpakai lama untuk pelaksanaan PSDKU Unila. Gedung yang memiliki luas hampir 5 hektar ini disulap sebagai kampus PSDKU Unila.

“Kita dulu kan punya rumah sakit ya, nah rumah sakit kita itu kita buat bangunan baru, di tempat yang baru sekarang rumah sakinya. Rumah sakit yang lama ini kan nganggur, kosong. Kita punya pengalaman di beberapa kabupaten rumah sakinya ditinggal akhirnya terbengkalai dan akhinya tidak terpakai. Inilah yang kita manfaatkan, luasnya lebih kurang hampir 5 hektar, dan sarana prasarana rumah sakit yang tadinya gedung itu kita rehap, kita perbaiki, kita lengkapi sarana prasaranya untuk menyesuaikan kebutuhan perkuliahan itu. insya allah di lintas Trans Sumatera Lintas Tengah, aksesnya mudah sekali,” jelasnya.

Saipul mewakili masyakart di Kabupaten Way Kanan menyampaikan terima kasinya kepada Universitas Lampung.

“Saya terima kasih tentunya pada Unila karena berkenan bekerja sama dengan Kabupaten Way Kanan dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia, karena saya juga bangga, karena kami juga alumni Unila juga,” pungkasnya.***