Pemerintah Provinsi Lampung: Digitalisasi Kearsipan Sebagai Pilar Peningkatan Kinerja Pemerintahan dan Literasi Masyarakat

KRAKATOA.ID, BANDAR LAMPUNG — Pemerintah Provinsi Lampung terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas tata kelola administrasi melalui digitalisasi kearsipan. Dalam upacara bulanan yang berlangsung di lapangan KORPRI, Jumat (17/1/2025), Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Ganjar Jationo, membacakan sambutan Pj. Gubernur Lampung yang menggarisbawahi pentingnya transformasi digital di bidang kearsipan untuk menciptakan pemerintahan yang lebih efisien dan transparan.

Pj. Gubernur Lampung dalam sambutannya menekankan bahwa digitalisasi arsip merupakan salah satu langkah strategis dalam meningkatkan pelayanan publik serta efisiensi birokrasi. “Pemerintah Provinsi Lampung sangat serius dalam mendorong digitalisasi arsip. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk masuk dalam 10 besar nasional dalam pengelolaan arsip dan digitalisasi. Kami ingin memastikan bahwa seluruh arsip yang ada dikelola dengan baik, transparan, dan dapat diakses dengan mudah,” ujarnya.

Peningkatan digitalisasi kearsipan ini juga turut mendukung upaya Pemerintah Provinsi Lampung dalam mempercepat reformasi birokrasi. Melalui aplikasi SRIKANDI dan SIKN, pemerintah daerah berusaha untuk mengurangi penggunaan arsip fisik dan meningkatkan efisiensi operasional, yang pada akhirnya akan mempercepat pelayanan publik.

Pj. Gubernur menambahkan bahwa langkah digitalisasi ini juga sejalan dengan kebijakan nasional mengenai tertib arsip. Ia menekankan pentingnya peran serta perangkat daerah dalam mengimplementasikan aplikasi tersebut untuk menyederhanakan proses administrasi di seluruh level pemerintahan.

Tidak hanya di sektor kearsipan, peningkatan literasi masyarakat juga menjadi perhatian utama Pemerintah Provinsi Lampung. Program-program inovatif seperti digitalisasi perpustakaan dan Pojok Baca Digital dirancang untuk memperluas akses informasi dan menumbuhkan minat baca di kalangan masyarakat. Pj. Gubernur mengungkapkan bahwa jumlah pengunjung perpustakaan telah meningkat secara signifikan, yang menunjukkan bahwa masyarakat semakin sadar akan pentingnya membaca untuk pengembangan diri.

BACA JUGA :  Pemerintah Kota Bandar Lampung Pastikan Arus Balik Lebaran 2025 Lancar dan Terorganisir

“Tantangan kita ke depan adalah bagaimana mendorong masyarakat untuk lebih banyak memanfaatkan perpustakaan dan layanan digital yang ada. Kami ingin menjadikan perpustakaan sebagai tempat yang inklusif bagi siapa saja yang ingin belajar dan mengakses informasi,” jelas Ganjar Jationo, mewakili Pj. Gubernur.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Lampung juga berkomitmen untuk memperkenalkan program-program unggulan yang akan menghubungkan literasi dengan digitalisasi. Melalui layanan perpustakaan digital, masyarakat dapat mengakses berbagai informasi secara praktis, yang semakin mendekatkan mereka pada teknologi dan pengetahuan yang dibutuhkan di era digital ini.

Pada akhir sambutannya, Pj. Gubernur mengajak seluruh pihak untuk mendukung upaya pemerintah dalam mengembangkan budaya baca dan meningkatkan kualitas literasi serta digitalisasi di Lampung. “Kami berharap, melalui peningkatan literasi dan digitalisasi kearsipan, Provinsi Lampung dapat menghasilkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga siap menghadapi tantangan global,” tutup Pj. Gubernur.***