Puncak Mangklung Pesawaran, Surga Trekking untuk Pendaki Pemula

KRAKATOA.ID, PESAWARAN — Puncak Mangklung di Dusun Pujoraharjo, Desa Banjaran, Kecamatan Padang Cermin, Pesawaran, mulai menarik perhatian wisatawan.

Destinasi ini berada di ketinggian sekitar 1.000 mdpl. Dari puncak, pengunjung bisa menikmati panorama alam Lampung yang memukau.

Selain itu, jalur trekking Puncak Mangklung cukup ramah bagi pemula. Pendaki juga dapat menikmati suasana alam tanpa menghadapi trek yang terlalu berat.

Trekking Sekitar Satu Jam

Regi Ramadhan, pendaki asal Way Ratai, Pesawaran, membagikan pengalamannya saat mengunjungi Puncak Mangklung.

“Worth it banget buat pendaki pemula. By the way, ada dua jalur ya guys. Bisa lewat Desa Banjaran, Padang Cermin, atau Desa Maja, Punduh Pidada,” ujar Regi kepada Krakatoa.id, Senin (10/2/2025).

Menurut Regi, pendaki membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk mencapai puncak. Durasi tersebut bergantung pada kecepatan dan kondisi fisik masing-masing.

Menariknya, pendaki pemula tidak perlu khawatir dengan tingkat kesulitan jalur. Regi menilai trek menuju puncak cukup mudah.

Panorama Gunung dan Laut

Meski jalurnya relatif mudah, Puncak Mangklung menawarkan pemandangan yang luar biasa.

“View-nya enggak maen-maen. Langsung disuguhi Gunung Pesawaran, Gunung Ratai, Kota Panjang, Gunung Tanggang kayak di depan mata. Terus Anak Gunung Krakatau, puncaknya itu di sana terbuka,” jelas Regi.

Tak hanya itu, area puncak juga menawarkan ruang terbuka untuk menikmati panorama. Pendaki bahkan dapat bermalam dan mendirikan tenda.

“Di puncak bisa ngecamp ya guys. Kalau simaksi (Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi) seikhlasnya. Bapak-bapak di sana ramah banget. Enggak pelit kalau pinjam barang kita yang enggak bawa,” katanya.

Namun, Regi menyarankan pendaki membawa perlengkapan camping sendiri. Basecamp belum menyediakan tenda untuk pengunjung.

Akses dan Kendaraan

Selain perlengkapan, pendaki perlu memperhatikan kendaraan sebelum berangkat. Regi menyebut sepeda motor masih bisa mencapai area atas.

BACA JUGA :  Gunung Leher Kambing Pesawaran, Pesona Puncak dan Dedikasi Sang Penjaga Hutan

“Motor bisa naik ke atas, tapi enggak disarankan kalau pakai matic. Bahaya!” katanya.

Karena itu, pengunjung sebaiknya memilih kendaraan yang sesuai dengan kondisi jalur. Pendaki juga dapat menitipkan kendaraan di rumah warga.

“Orang-orang kampung sana ramah-ramah semua sama pengunjung. Motor kendaraan aman banget sih. Saran motor taruh rumah warga, kasihlah uang keamanan seikhlasnya,” jelas Regi.

Warga Ramah, Wisata Masih Baru

Di sisi lain, keramahan warga menjadi nilai tambah Puncak Mangklung. Masyarakat sekitar turut membantu pengunjung yang membutuhkan perlengkapan.

Destinasi ini baru membuka akses wisata pada 2023. Karena itu, Puncak Mangklung belum terlalu ramai dan belum banyak dikenal wisatawan.

Meski demikian, Regi melihat potensi besar dari tempat tersebut.

“Intinya enggak bakal nyesel ke sini. Wisata ini masih baru, tapi punya daya tarik tersendiri,” tambahnya.

Pilihan Trekking di Pesawaran

Dengan jalur yang relatif bersahabat, Puncak Mangklung cocok untuk pendaki pemula. Panorama gunung, laut, dan kawasan sekitar menjadi daya tarik utamanya.

Selain itu, pengunjung dapat berkemah untuk menikmati suasana alam lebih lama. Keramahan warga juga membuat pengalaman trekking terasa semakin nyaman.

Jadi, bagi pencinta alam yang ingin mencoba destinasi baru di Pesawaran, Puncak Mangklung layak masuk daftar perjalanan.***