KRAKATOA.ID, BANDAR LAMPUNG — Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung ke-X Tahun 2026 tidak hanya menjadi arena bagi atlet untuk mengejar prestasi. Kehadiran sekitar 2.000 atlet dan peserta pendukung juga membuka peluang bagi perputaran ekonomi masyarakat di Kota Bandar Lampung.
Pemerintah Provinsi Lampung bersama KONI Lampung terus mematangkan persiapan Porprov Lampung 2026 yang akan berlangsung pada 18-28 November 2026. Kota Bandar Lampung menjadi tuan rumah ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan memimpin rapat persiapan Porprov Lampung 2026 di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Selasa (1/9/2026).
Dalam rapat tersebut, Ketua Umum KONI Provinsi Lampung Taufik Hidayat memaparkan kesiapan penyelenggaraan Porprov ke-X. KONI Lampung merancang kompetisi dengan melibatkan 32 cabang olahraga, sekitar 2.000 atlet, serta kurang lebih 20 venue pertandingan.
Porprov Lampung 2026 Bisa Dorong Ekonomi Lokal
Marindo Kurniawan menilai Porprov Lampung 2026 membawa kepentingan yang lebih luas daripada sekadar pertandingan olahraga. Menurutnya, perhelatan tersebut juga dapat memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
Selama Porprov berlangsung, ribuan atlet, pelatih, ofisial, perangkat pertandingan, serta pendukung akan bergerak di berbagai lokasi. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan permintaan terhadap sejumlah sektor usaha.
Pelaku usaha kuliner, penginapan, transportasi, perdagangan, dan jasa dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk meningkatkan aktivitas ekonomi.
Karena itu, Pemerintah Provinsi Lampung ingin seluruh pihak melihat Porprov sebagai kesempatan untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
32 Cabang Olahraga Ramaikan Porprov Lampung
Sementara itu, KONI Lampung menyiapkan 32 cabang olahraga untuk Porprov ke-X. Jumlah tersebut akan menghadirkan persaingan atlet dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Lampung.
KONI juga menyiapkan sekitar 20 lokasi pertandingan untuk menunjang kompetisi. Salah satu kebutuhan yang menjadi perhatian ialah penggunaan Stadion Pahoman untuk cabang olahraga sepak bola dan atletik.
Taufik Hidayat meminta dukungan Pemerintah Provinsi Lampung agar koordinasi penggunaan fasilitas olahraga tersebut berjalan lancar.
Marindo kemudian menegaskan komitmen Pemprov Lampung untuk mendukung kebutuhan penyelenggaraan Porprov.
“Mendengar paparan secara teknis dari Ketum KONI tadi, saya kira tidak ada masalah. Pada prinsipnya, kami Pemerintah Provinsi Lampung mendukung penuh kegiatan ini,” ujar Marindo.
Porprov Jadi Langkah Awal Menuju PON 2028
Selain memberikan peluang ekonomi, Porprov Lampung 2026 juga memiliki arti penting bagi pembinaan atlet daerah.
KONI Lampung mengusung tema “Bersatu, Bertanding, Berprestasi Menuju PON ke-XXII Tahun 2028”. Tema tersebut menunjukkan target jangka panjang pembinaan olahraga Lampung.
Melalui Porprov, KONI dapat melihat kemampuan atlet dari berbagai daerah. Selanjutnya, hasil kompetisi dapat menjadi bahan evaluasi untuk menentukan strategi pembinaan menuju PON XXII Tahun 2028.
Dengan demikian, Porprov Lampung 2026 menjadi salah satu tahapan penting dalam menyiapkan atlet yang mampu membawa nama Lampung pada kompetisi tingkat nasional.
Pemprov Lampung Minta OPD Bergerak Bersama
Untuk menyukseskan Porprov Lampung 2026, Marindo Kurniawan menilai seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait perlu menjaga koordinasi.
Ia menyebut Dinas Pemuda dan Olahraga serta Dinas Kesehatan sudah memahami tugas masing-masing. Selanjutnya, setiap OPD dapat menjalankan perannya sesuai kebutuhan penyelenggaraan.
Marindo menegaskan bahwa Porprov membawa nama baik Provinsi Lampung. Karena itu, pemerintah ingin seluruh unsur terkait memberikan dukungan maksimal.
Di sisi lain, Komisi V DPRD Provinsi Lampung yang membidangi olahraga juga menyatakan dukungan terhadap agenda Porprov. DPRD berharap KONI dapat menjalankan seluruh persiapan secara optimal untuk mendukung prestasi atlet Lampung.
Si Gajah Lampung Jadi Maskot Porprov 2026
Porprov Lampung ke-X juga membawa identitas daerah melalui maskot Si Gajah Lampung atau Si Gala.
Maskot tersebut akan menjadi bagian dari identitas penyelenggaraan Porprov Lampung 2026. Sementara itu, tema “Bersatu, Bertanding, Berprestasi Menuju PON ke-XXII Tahun 2028” menjadi semangat utama kompetisi.
Dengan persiapan 32 cabang olahraga, sekitar 2.000 atlet, dan 20 venue, Porprov Lampung 2026 akan menjadi salah satu agenda olahraga terbesar di Lampung tahun ini.
Selain mengejar prestasi dan menyiapkan atlet menuju PON 2028, pemerintah berharap Porprov juga mampu menghadirkan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Porprov Lampung 2026 akhirnya tidak hanya menjadi panggung bagi atlet untuk bertanding dan berprestasi. Ajang ini juga menjadi peluang bagi Bandar Lampung dan daerah sekitarnya untuk menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.***






