Jalan RA Basyid Lampung Selatan Banyak Berlubang, DPRD Lampung Dorong Masuk Prioritas APBD 2027

KRAKATOA.ID, LAMPUNG SELATAN – Pengguna jalan mengeluhkan kondisi Jalan RA Basyid yang menghubungkan Kabupaten Lampung Selatan dengan Kota Bandar Lampung. Lubang besar dan kerusakan muncul di banyak titik sehingga mengganggu kenyamanan berkendara.

Ruas jalan ini membentang dari kawasan Karanganyar hingga melintasi Desa Fajar Baru menuju Bandar Lampung. Setiap hari, warga dan kendaraan angkutan memanfaatkan jalur tersebut untuk beraktivitas.

Banyak pengendara mengaku khawatir saat melintas. Mereka berharap pemerintah segera memperbaiki jalan agar aktivitas masyarakat kembali lancar.

DPRD Lampung Sebut Jalan RA Basyid Masuk Kewenangan Kabupaten

Anggota DPRD Provinsi Lampung Komisi IV, Lesty Putri Utami, menanggapi keluhan masyarakat. Ia menjelaskan Jalan RA Basyid berstatus jalan kabupaten. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan memegang kewenangan untuk memperbaikinya.

“Terima kasih teman-teman semua. Tentu ini menjadi atensi bagi kami di Pemerintahan Provinsi Lampung. Namun sebenarnya jalan tersebut merupakan jalan kabupaten. Kewajiban utama penanganannya berada di pemerintah kabupaten. Meski begitu, tetap ada tahapan koordinasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten,” kata Lesty saat ditemui Krakatoa.id di ruang kerjanya, Selasa (4/8/2026).

Lesty mengatakan pembangunan sejumlah jalan kabupaten pada APBD 2026 lahir melalui koordinasi berbagai pihak. Legislator di tingkat kabupaten, provinsi, dan pusat ikut mendorong program tersebut.

Ia menilai Jalan RA Basyid memiliki peran penting. Jalur ini menghubungkan Kabupaten Lampung Selatan dengan Kota Bandar Lampung sehingga masyarakat banyak memanfaatkannya setiap hari.

“Saya tidak ingin sekadar memberikan janji. Yang pasti akan ada tahapan koordinasi. Secara pribadi saya juga akan berkomunikasi langsung dengan Bupati Lampung Selatan agar persoalan ini mendapat perhatian,” ujarnya.

Jalan RA Basyid Layak Masuk Prioritas APBD 2027

Lesty mengakui harapan masyarakat terhadap pembangunan infrastruktur sangat tinggi. Namun, pemerintah harus menyesuaikan program dengan kemampuan anggaran.

BACA JUGA :  Lampung Mulai Terapkan Program Makan Bergizi Gratis, Pj. Sekdaprov Fredi SM Pimpin Rakor

Menurutnya, kebijakan efisiensi anggaran terjadi di berbagai tingkatan pemerintahan. Karena itu, pemerintah menyusun pembangunan secara bertahap sesuai skala prioritas.

Ia menjelaskan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan saat ini memprioritaskan pembangunan jalan yang mendorong pertumbuhan ekonomi. Pemerintah juga mempercepat pembangunan akses menuju kawasan wisata untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Meski demikian, Lesty menilai Jalan RA Basyid tetap layak masuk daftar prioritas. Jalur tersebut menjadi penghubung utama antara Kabupaten Lampung Selatan dan Kota Bandar Lampung.

“Walaupun saat ini belum menjadi prioritas utama, Jalan RA Basyid di wilayah Fajar Baru sudah seharusnya masuk daftar prioritas strategis pada APBD 2027,” tegasnya.

Masyarakat berharap pemerintah segera merealisasikan perbaikan Jalan RA Basyid. Langkah itu akan meningkatkan keselamatan pengguna jalan, memperlancar distribusi barang, dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.***