PIISEI Lampung Gelar Pelatihan Digitalisasi UMKM, Targetkan 40 Pelaku Usaha Naik Kelas

KRAKATOA.ID, PESAWARAN – Perkumpulan Istri Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (PIISEI) Cabang Lampung mendorong UMKM naik kelas. Untuk itu, PIISEI menggandeng PPUMI (Pemberdayaan Perempuan UMKM Indonesia) dan JJ Entrepreneur.

Ketiga organisasi tersebut menggelar pelatihan digitalisasi bagi pelaku UMKM. Program ini bertujuan meningkatkan promosi dan omzet penjualan.

Ketua PIISEI Cabang Lampung, Prof. Dr. Marselina Djayasinga, S.E., MPM, menyampaikan hal tersebut. Ia ditemui Krakatoa.id di Pantai Mutun, Pesawaran, Sabtu (9/8/2025).

“Jadi itu kolaborasi antara PIISEI, PPUMI, dan JJ Entrepreneur. Kita mengadakan pelatihan untuk UMKM dalam bentuk digitalisasi untuk meningkatkan omzet penjualan mereka melalui promosi,” ujar Prof. Marselina.

Dorong UMKM Naik Kelas

Prof. Marselina menjelaskan tujuan utama program tersebut. PIISEI ingin membantu pelaku usaha berkembang dari level mikro menuju usaha kecil dan menengah.

Menurutnya, peningkatan skala usaha dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi.

“Selama ini usaha kecil kita masih di level mikro. Kami ingin mereka naik kelas. Ketika mereka naik ke ekonomi kecil atau menengah, maka pertumbuhan ekonomi akan bergerak lebih cepat,” jelasnya.

Program tersebut menargetkan 40 UMKM binaan. Para peserta akan mengikuti pelatihan di PKOR Way Halim.

Pelatihan akan fokus pada digitalisasi usaha dan pembuatan konten promosi produk.

“Satu konten kreator akan membina empat UMKM, dibantu oleh sepuluh asisten. Output-nya, setiap UMKM akan memiliki konten digital siap pakai untuk promosi produk mereka,” tambahnya.

Libatkan Konten Kreator Cilik

Menariknya, program ini juga melibatkan anak-anak sebagai konten kreator cilik. PIISEI ingin mengenalkan kewirausahaan sejak usia dini.

Selain itu, anak-anak dapat membantu mempromosikan produk UMKM lokal melalui konten kreatif.

“Kami ikutkan juga kegiatan konten kreator cilik. Harapannya akan muncul entrepreneur muda yang punya semangat dan kreativitas mempromosikan produk lokal,” katanya.

BACA JUGA :  Pesan Polri Menjelang Demonstrasi BEM SI: Hormati Hak Masyarakat

Ada Bazar UMKM Merdeka Fest

Pelatihan tersebut juga terhubung dengan Bazar UMKM bertajuk “Merdeka Fest”. Kegiatan ini berlangsung pada 20–23 Agustus 2025 di PKOR Way Halim, Bandar Lampung.

Melalui bazar tersebut, peserta dapat mempraktikkan materi promosi digital. Mereka juga dapat memperkenalkan produk secara langsung kepada masyarakat.

Saat ini, PIISEI dan PPUMI memprioritaskan UMKM binaan. Namun, pelaku UMKM lain tetap memiliki kesempatan untuk bergabung.

“Target utama kami 40 UMKM, tapi tidak tertutup kemungkinan peserta lebih dari itu. Yang penting, produk mereka selesai dipromosikan dalam bentuk konten selama pelatihan,” ungkapnya.

Hadirkan Pemateri dari JJ Entrepreneur dan Unila

Pelatihan ini menghadirkan pemateri dari dua kalangan. JJ Entrepreneur akan memberikan materi tentang pembuatan konten digital.

Sementara itu, Universitas Lampung (Unila) akan memberikan materi tentang higienitas produk UMKM. Materi tersebut menjadi bagian penting dalam pengembangan usaha.

Prof. Marselina menegaskan komitmen PIISEI bersama para mitranya. Mereka ingin mendorong kemandirian ekonomi lokal.

Program ini juga memberi perhatian khusus kepada perempuan pelaku usaha. PIISEI berharap semakin banyak UMKM perempuan berkembang dan naik kelas.***