FMKKP Siap Jadi Garam dan Terang Dunia, Pengurus Baru Periode 2025–2028 Resmi Dilantik

KRAKATOA.ID, PESAWARAN -– Forum Masyarakat Katolik Kabupaten Pesawaran (FMKKP) resmi melantik pengurus baru untuk masa bakti 2025–2028 dalam sebuah upacara khidmat yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Kabupaten Pesawaran pada Sabtu (23/8). Acara pelantikan diawali dengan Misa Kudus yang dipimpin langsung oleh Uskup Tanjungkarang, Mgr. Vinsensius Setiawan Triatmojo, dan dihadiri lebih dari 600 umat Katolik dari berbagai wilayah di Kabupaten Pesawaran.

Pelantikan ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting daerah, antara lain Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pesawaran Syukur, S.Ag yang mewakili Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona. Kemudian Anggota DPRD Kabupaten Pesawaran Evi Susiana, SH., dan para tokoh lintas agama di kabupaten yang memiliki motto “Andan Jejama”. Hadir pula perwakilan ormas katolik seperti Wanita Katolik RI, Pemuda Katolik, dan lain-lain.

Mgr. Vinsensius bersama Pastor Moderator FMKKP, Romo Roy memandu prosesi pengucapan sumpah dan janji pengurus baru, yang dilanjutkan dengan pemberkatan dan pemercikan air suci. Prosesi ditutup dengan penandatanganan berita acara pelantikan.

Ketua Panitia Pelantikan, Florensius Deni Kurniawan, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran rangkaian acara yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB.

“Puji Tuhan acara pelantikan berjalan sukses berkat bantuan dan sumbangan pikiran maupun materi dari seluruh umat di Kabupaten Pesawaran. Terima kasih juga kepada Pemda yang telah memfasilitasi penggunaan GSG untuk acara ini,” ujarnya.

Ketua FMKKP terpilih, Ir. Sarwoko yang juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Pesawaran, menyampaikan harapannya agar forum ini tidak hanya menjadi simbol, tetapi juga menjadi agen perubahan sosial.

“Forum ini harus berani keluar dari zona nyaman. Harus hadir dan bertindak nyata di tengah masyarakat, menjadi garam dan terang dunia,” ujar Sarwoko. Ia juga menegaskan komitmen FMKKP dalam kegiatan sosial seperti pengobatan massal, pengadaan dokumen kependudukan gratis, serta program penanggulangan stunting.

BACA JUGA :  Kakanwil Kemenkumham Lampung Serahkan Sertifikat Hak Paten

Sarwoko juga memaparkan rencana jangka panjang dalam penguatan toleransi lintas agama. Salah satu inisiatif yang sedang digagas adalah pembangunan “sentra kehidupan beragama” di atas lahan hibah PTPN seluas 5 hektar yang akan dibagi untuk berbagai pemeluk agama.

“Kami sudah berdiskusi lintas agama dan mendapat dukungan dari Bupati. Kami harap ini menjadi bentuk konkret hidup rukun dan harmonis,” tambahnya.

Dalam sambutannya, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pesawaran, Syukur, S.Ag, yang hadir mewakili Bupati Dendi Ramadhona, menyampaikan apresiasinya atas peran aktif Forum Masyarakat Katolik dalam menjaga keharmonisan dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat multikultural Pesawaran.

“Pemerintah Kabupaten Pesawaran menyambut baik kehadiran dan kontribusi FMKKP dalam membangun semangat toleransi antarumat beragama serta partisipasi aktifnya dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Semoga ke depan, FMKKP dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan elemen masyarakat lainnya dalam membangun daerah yang rukun, maju, dan sejahtera,” ujar Syukur.

Ia juga menekankan pentingnya peran organisasi kemasyarakatan lintas agama dalam memperkuat stabilitas sosial dan menjaga nilai-nilai kebhinekaan di tengah tantangan zaman yang terus berkembang.

Uskup Tanjungkarang, Mgr. Vinsensius, dalam pesannya menyampaikan harapannya.

“Proficiat kepada pengurus baru FMKKP. Semoga mampu menjalankan tugas demi kemuliaan Tuhan dan kesejahteraan sesama,” ucapnya singkat.

Pastor Moderator FMKKP, Romo Roy, turut menegaskan pentingnya menjaga soliditas dan membangun kolaborasi lintas forum.

“Jangan hanya jadi papan nama. Forum ini harus memberi dampak nyata, terutama dalam bidang sosial-ekonomi yang kini menjadi tantangan utama masyarakat,” pesannya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Pesawaran, Evi Susiana, SH, menyambut positif kegiatan ini.

“Forum ini terlihat sangat kompak. Semoga menjadi perekat umat Katolik dan membawa kontribusi positif bagi Pesawaran,” tuturnya.

BACA JUGA :  Uskup Tanjungkarang Akan Umumkan Statuta Baru pada 21 November 2023, Mgr. Avin : Ada Mutasi Besar-besaran Para Imam

Acara ditutup dengan Motivasi Katolisitas oleh Vikaris jenderal (Vikjen) Keuskupan Tanjungkarang RD Adrianus Satu Manggo.***