KRAKATOA.ID, JAKARTA — Parlemen Remaja DPR RI 2025 merupakan program pendidikan politik dan demokrasi dari DPR RI untuk anak muda, khususnya anak SMA terbaik di seluruh Indonesia. Program ini diadakan oleh Sekretariat Jenderal DPR RI untuk mengajak siswa yang terpilih dapat merasakan bagaimana cara kerja dewan DPR RI, melalui kegiatan simulasi kunjungan kerja, simulasi rapat kerja, dan simulasi rapat paripurna. Salah satu siswa SMA Xaverius Bandar Lampung, Christian Vinsensius Sinaga berhasil lolos mewakili DAPIL Lampung 1.
Dalam kegiatan yang berlangsung sejak 3 – 7 November 2025 ini, peserta berperan sebagai “anggota DPR muda” yang berdiskusi, merumuskan kebijakan, memberikan argumen, hingga membuat rekomendasi terkait isu-isu aktual. Kegiatan ini bertujuan Tujuan utama Parlemen Remaja ini, yaitu meningkatkan literasi politik remaja, menumbuhkan sikap kritis dan partisipatif, membentuk karakter kepemimpinan, mendorong kesadaran berdemokrasi sejak dini, dan menjadi sarana sosialisasi kinerja DPR kepada generasi muda.
Christian Vinsensius Sinaga atau yang biasa di sapa Vinsen menceritakan bahwa selama program ini berlangsung banyak sekali hal yang dipersiapkan sebelum kegiatan. Para siswa terpilih dibagi ke dalam banyak jenis kelompok (misal: kelompok fraksi, kelompok pasar untuk hari orientasi, kelompok wisma, dan kelompok lainnya). Beberapa minggu sebelum pelaksanaan, setiap anggota yang tergabung dalam fraksi akan melaksanakan rapat-rapat guna membahas DIM (Daftar Inventarisasi Masalah) yang akan menjadi pokok redaksi, contohnya di tahun ini yang membahas Rancangan Undang-Undang Energi Baru dan Energi Terbarukan. Di saat yang bersamaan, peserta terpilih juga dituntut untuk dapat memilih 2 calon pimpinan dari fraksi masing-masing yang akan diseleksi kembali untuk menduduki jabatan-jabatan (seperti Pimpinan DPR RI, Pimpinan Komisi XII, Ketua Kunker, Pemerintah, dll) dan diakhiri zoom sosialisasi untuk persiapan di hari keberangkatan dan pelaksanaan kegiatan.
Terdapat 3 hal yang menjadi kriteria penilaian dari Parlemen Remaja 2025, yakni CV, Esai, dan Video. Kriteria penilaian CV yang dibutuhkan pada program ini sedikit berbeda dari umumnya CV loker kerja. CV pendaftaran Parlemen Remaja hanya menginput sertifikat atau pengalaman sesuai dengan kolom yang disediakan. Di Website Parja, disediakan kolom penginputan CV dengan 4 kategori dengan masing-masing kategori maksimal mengisi 5 sertifikat terbaik, yaitu kategori Akademik, Non-Akademik, Organisasi, dan keikutsertaan. Puji Tuhan Vinsen dapat mengisi 20 kolom dengan lengkap dan baik.
Selanjutnya kriteria penilaian ESAI. Seperti anggota DPR yang menjalankan fungsi legislasi pada umumnya, peserta Parlemen Remaja juga dituntut untuk dapat membuat sebuah hal baru sesuai dengan 3 fungsi DPR yaitu Legislasi, Anggaran, dan Pengawasan. Hal baru tersebut dapat berupa program, kebijakan, badan, ataupun alat yang sesuai dengan tema Parja setiap tahunnya. Vinsen sendiri membuat sebuah program bernama ROTASI (Remaja On-fire Tolak Asap dan Polusi) program ini bergerak secara intensif untuk dapat menanggulangi kecanduan merokok pada generasi muda yang tidak hanya berdampak pada diri sendiri, melainkan juga lingkungan sekitar akibat proses industri yang masif, kotor, dan berkepanjangan.
Sementara kriteria penilaian yang terakhir, yaitu pembuatan VIDEO. Pada penilaian ini peserta dituntut untuk dapat menjelaskan ide panjang di esai secara kreatif, lugas, dan jelas dalam durasi yang sangat singkat yaitu 3 menit. Selain itu, Video disertai visualisasi yang mendukung program tersebut.
Pada program ini terdapat 140 peserta dari 84 Daerah Pemilihan yang tersebar di seluruh Provinsi di Indonesia (mengacu pada jumlah Dapil pada Pemilu 2024). Setiap dapil memiliki kuota 2 ragam dan jumlah persaingan di seluruh Dapil di setiap tahunnya bisa tembus ribuan hingga belasan ribu mengingat tingginya minat siswa SMA untuk dapat mengikuti Parlemen Remaja.

Berikut peserta yang lolos untuk Dapil Lampung:
DAPIL LAMPUNG I
1. Christian Vinsensius Sinaga (SMA Xaverius Bandar Lampung)
2. Assyifa Madita Ramadhani (SMAN 2 Bandar Lampung)
DAPIL LAMPUNG II
1. Anjel Laura Vianniza (SMAN 3 Kotabumi)
2. Naufal Nurhidayat (SMK Negeri 2 Terbanggi Besar)
“Setiap bagian itu penting dan tidak boleh disepelekan. Ini event tingkat nasional dan setiap tahunnya akan bersaingan dengan anak SMA di seluruh Indonesia yang idenya sangat inovatif! Jangan ikutan kalau hanya sekadar fomo, karena ini simulasi menjadi wakil rakyat!”, ujar Vinsen dengan penuh antusias.
“Saya berharap semoga semakin banyak teman-teman, khususnya siswa Xavepa yang tertarik untuk mendaftar Parlemen Remaja. Kegiatan ini sangatlah baik dan sangat bermanfaat di kehidupan kita selanjutnya. Ada banyak benefit, pengalaman, rasa, dan yang terpenting jejaring teman hebat se-Indonesia. Untuk yang belum ikutan, ayok segera ikutan. Akan ada banyak sekali hal yang bisa kita dapatkan dan mungkin tidak akan didapatkan di tempat lain. Selain itu, Kegiatan Parlemen Remaja dibiayai secara penuh oleh DPR RI melalui Kementerian Keuangan.”, ujar Vinsen lebih lanjut. Salam Xavepa HEBAT!
Berikut ini tips dan trik menurut Christian Vinsensius Sinaga untuk mengikuti program ini, yaitu:
1. Mengumpulkan pengalaman dan prestasi di beragam tingkat karena sangat berpengaruh di dalam indikator penilaian CV.
2. Mulai berlatih membuat esai dan video, bisa dengan sambil mengikuti perlombaan, mengikuti bimbel, dan lain sebagainya.
3. Meminta bimbingan dari guru di sekolah, misalnya guru PKN atau IPA untuk dapat membantu menuliskan ide yang akan dituangkan untuk pendaftaran Parlemen Remaja.
4. Belajar public speaking, PKN, dan adaptif terhadap tren dan isu politik yang beredar setiap harinya.
5. Ikuti dan cari informasi dari akun Instagram Parlemen Remaja dan alumni.***
Kontributor : Christian Vinsensius Sinaga
Editor : Resti Hosiana S.






