BULOG Lampung Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Aman, Warga Diimbau Tak Panic Buying

KRAKATOA.ID, BANDAR LAMPUNG – Perum BULOG memastikan ketersediaan stok pangan pokok, khususnya beras dan minyak goreng, dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun. Masyarakat pun diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying, termasuk menjelang momentum hari besar keagamaan.

Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kantor Wilayah Lampung, Rindo Safutra, menyampaikan bahwa hingga 10 Maret 2026 stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikuasai BULOG Kanwil Lampung mencapai 177.856 ton.

Menurutnya, jumlah tersebut diproyeksikan terus meningkat seiring dengan kegiatan penyerapan gabah dan beras dalam negeri yang sedang berlangsung di berbagai daerah. Upaya penyerapan hasil produksi petani juga terus dilakukan untuk memperkuat cadangan pangan pemerintah.

“Stok CBP yang kami miliki saat ini cukup besar dan dipastikan terus bertambah melalui kegiatan penyerapan gabah dan beras dari dalam negeri,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (10/3/2026).

Selain beras, BULOG juga memastikan ketersediaan minyak goreng tetap terjaga. Hal ini didukung oleh kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia yang menetapkan alokasi bagi BULOG sekitar 46 juta liter Minyakita setiap bulan.

Dengan dukungan kebijakan tersebut, BULOG menegaskan bahwa pasokan beras dan minyak goreng bagi masyarakat tetap terjamin hingga akhir tahun.

Selain dua komoditas utama tersebut, ketersediaan bahan pokok lainnya juga terpantau mencukupi. Berdasarkan pemantauan di lapangan, harga berbagai komoditas sembako relatif stabil dan terkendali di pasaran.

BULOG pun mengimbau masyarakat untuk tetap berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan serta tidak melakukan pembelian berlebihan. Bersama pemerintah, BULOG terus melakukan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan melalui penguatan distribusi, penyerapan produksi dalam negeri, serta pelaksanaan berbagai program stabilisasi pangan.***

BACA JUGA :  Bulog Lampung Mulai Salurkan Beras SPHP, Pastikan Harga Stabil