Musrenbang RKPD 2027, Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Komoditas untuk Perkuat Ekonomi Daerah

KRAKATOA.ID, PRINGSEWU – Gubernur Rahmat Mirzani Djausal mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat hilirisasi komoditas sebagai strategi meningkatkan nilai tambah ekonomi daerah. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 di Kantor Bupati Pringsewu, Kamis (12/3/2026).

Menurut Gubernur, pertumbuhan ekonomi daerah seharusnya tidak hanya bergantung pada kenaikan harga komoditas, tetapi juga didorong oleh pengolahan produk yang mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.

“Pertumbuhan ekonomi yang kita inginkan bukan hanya karena naiknya harga komoditas, tetapi karena adanya hilirisasi yang mampu meningkatkan nilai tambah bagi masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan Musrenbang tersebut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, Bupati Kabupaten Pringsewu Riyanto Pamungkas, Wakil Bupati Umi Laila, unsur Forkopimda, para camat, lurah, kepala desa, serta tokoh masyarakat.

Dalam forum tersebut, Bupati Riyanto Pamungkas menjelaskan bahwa penyusunan RKPD 2027 dilakukan melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar arah pembangunan daerah selaras dengan prioritas pembangunan nasional maupun Pemerintah Provinsi Lampung.

Ia juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah, di antaranya pertumbuhan ekonomi pada 2025 yang mencapai 5,44 persen, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 74,76, serta penurunan angka kemiskinan menjadi 7,60 persen.

Meski demikian, pemerintah daerah masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti kondisi infrastruktur jalan yang rusak, keterbatasan pembiayaan daerah, peningkatan angka pengangguran, kenaikan kasus stunting, serta masih adanya kemiskinan ekstrem.

Untuk itu, pada 2027 Pemkab Pringsewu akan memfokuskan pembangunan pada peningkatan produktivitas sumber daya manusia, penguatan investasi dan ekonomi lokal, pembangunan infrastruktur, serta perbaikan tata kelola pemerintahan.

“Kami optimistis berbagai target tersebut dapat dicapai apabila seluruh elemen masyarakat dapat bersinergi dan bekerja bersama,” kata Riyanto.

BACA JUGA :  Tak Mau Warga Kesulitan, Kapolri: Jangan Lagi Terjadi Kelangkaan Minyak Goreng Curah

Sementara itu, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa perencanaan pembangunan di tingkat daerah memiliki peran strategis dalam mewujudkan visi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Ia juga menyebutkan bahwa pada 2026 Pemerintah Provinsi Lampung akan memprioritaskan pembangunan jalan provinsi di wilayah Pringsewu guna meningkatkan konektivitas antarwilayah dan memperkuat peran daerah tersebut sebagai jalur penghubung antar kabupaten.

“Fondasi pembangunan itu ada di daerah, bahkan sampai di desa-desa. Ketika kabupaten mampu merancang program pembangunan yang baik, maka itu akan menjadi fondasi bagi Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Melalui forum Musrenbang tersebut, pemerintah berharap dapat merumuskan program pembangunan yang lebih konkret, partisipatif, dan berdampak langsung bagi masyarakat di Kabupaten Pringsewu maupun Provinsi Lampung.***