Sokong Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Wagub Jihan Pacu Rantai Nilai Halal di Lampung

KRAKATOA.ID, BANDAR LAMPUNG — Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan peran strategis ekonomi syariah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Saat ini, Pemprov Lampung membidik sektor ekonomi syariah sebagai mesin penggerak utama pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen.

Mengenai hal itu, Wagub Jihan menyampaikan pandangannya saat membuka Rakor KDEKS Lampung pada Selasa (21/7/2026). Ia menegaskan bahwa ekonomi syariah bukan sekadar pemenuhan administrasi untuk meraih penghargaan daerah. Sektor ini merupakan instrumen nyata yang mengedepankan keadilan, etika bisnis, serta inklusivitas ekonomi secara menyeluruh.

Mengoptimalkan 5 Potensi Raksasa Lampung

Lalu, Jihan membeberkan lima potensi raksasa yang Lampung miliki sebagai lumbung pangan penopang rantai nilai halal. Provinsi Lampung memiliki jaringan pesantren luas, ekosistem UMKM pesat, serta pengelolaan ZISWAF yang produktif. Selain itu, komoditas ekspor unggulan seperti kopi, lada, kakao, dan udang menjadi modal kekuatan utama.

“Ekonomi syariah hari ini bukan sekadar agenda negara muslim, melainkan instrumen untuk mendukung pertumbuhan ekonomi 8 persen di Indonesia,” kata Jihan.

Sertifikasi Halal Hingga Pembiayaan Harus Mudah

Selanjutnya, Wagub Jihan meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar tidak bekerja secara parsial. Dinas terkait wajib mempercepat sertifikasi halal serta mempermudah akses pembiayaan syariah bagi pelaku usaha. Kesimpulannya, integrasi digital dan kemudahan pembiayaan akan menjadikan industri halal Lampung semakin kompetitif.***

BACA JUGA :  Wagub Lampung Jihan Nurlela Tekankan Pencegahan Kanker dan Penguatan Program YKI di Rakerda 2026