Pringsewu Jadi Pusat Inovasi Pangan, Mocaf Dorong Ekonomi Lampung

KRAKATOA.ID, BANDARLAMPUNG — Kabupaten Pringsewu menonjol sebagai sentra inovasi pangan di Lampung. Gubernur Rahmat Mirzani Djausal mendorong pengembangan Modified Cassava Flour (Mocaf) sebagai bentuk hilirisasi singkong. Dengan langkah ini, Lampung berharap memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat lokal.

Gubernur Mirza menegaskan, hilirisasi singkong lewat mocaf membuka peluang bisnis dan lapangan kerja. Selain itu, program ini mendorong diversifikasi pangan sehat, alternatif tepung pengganti terigu, dan mendukung UMKM.

Pringsewu, Model Hilirisasi Singkong

Bupati Riyanto Pamungkas menyatakan, Pringsewu telah memiliki IKM yang memproduksi mocaf. Dengan demikian, kabupaten ini berpotensi menjadi model hilirisasi singkong berkelanjutan di Lampung.

Tenaga Ahli Bupati, Achmad Subagio, menambahkan, ketersediaan bahan baku melimpah dan posisi strategis Pringsewu mendukung pengembangan industri mocaf. Oleh karena itu, daerah ini bisa menjadi pusat hilirisasi singkong yang produktif.

Dampak Ekonomi dan Sosial

Program ini diprediksi menciptakan lapangan kerja baru, membuka peluang usaha, dan meningkatkan inklusi keuangan. Selain itu, industri mocaf membantu mengurangi kemiskinan dan memperkuat ekonomi berbasis lokal.

Bupati Riyanto dan Achmad Subagio berharap dukungan Pemerintah Provinsi Lampung. Dengan koordinasi yang baik, hilirisasi mocaf di Pringsewu dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat Lampung.***

BACA JUGA :  Pemprov Lampung Apresiasi PLN Perluas Akses Listrik untuk Masyarakat Pra Sejahtera