FKUB Lampung Serukan Toleransi dan Perdamaian Jelang Natal dan Tahun Baru 2023

KRAKATOA.ID, BANDARLAMPUNG — Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Lampung menyerukan perdamaian menjelang Natal dan Tahun Baru 2023.

FKUB mengajak masyarakat menjaga toleransi. Selain itu, FKUB mengajak warga saling menghormati dan menghargai.

Ketua FKUB Lampung, Dr. Mohammad Bahrudin, M.A., menyampaikan imbauan tersebut kepada seluruh masyarakat Lampung.

“Saya Mohammad Bahrudin, M.A., Ketua FKUB Provinsi Lampung. Berkenaan dengan Natal dan Tahun Baru, FKUB Provinsi Lampung mengimbau seluruh warga masyarakat Lampung,” ujar Bahrudin.

FKUB Ajak Warga Jaga Toleransi

Bahrudin mengajak masyarakat menjaga semangat toleransi. Ia juga meminta warga menghormati umat Kristiani yang merayakan Natal.

“Pertama, mari tetap memelihara semangat toleransi. Mari saling menghormati dan saling menghargai.”

“Berikan kesempatan kepada seluruh umat Kristiani untuk merayakan Natal dan Tahun Baru dalam suasana aman dan damai.”

Menurut Bahrudin, sikap tersebut dapat memperkuat kerukunan antarumat beragama. Kerukunan juga menjadi salah satu pilar kehidupan nasional.

Warga Diminta Tidak Mudah Terprovokasi

Selanjutnya, FKUB Lampung mengajak seluruh umat beragama menjaga suasana kondusif.

“Kedua, kami menyerukan kepada seluruh umat beragama agar menciptakan suasana yang kondusif.”

Bahrudin juga meminta masyarakat menghindari provokasi. Ia mengingatkan warga agar tidak melakukan tindakan yang mengganggu keamanan dan ketertiban.

“Jangan mudah terprovokasi untuk melakukan hal-hal yang dapat mengganggu kerukunan, keamanan, dan ketertiban masyarakat di Sai Bumi Ruwa Jurai.”

FKUB Minta Warga Laporkan Gangguan

Selain menjaga toleransi, FKUB mengajak masyarakat ikut menjaga keamanan lingkungan.

“Ketiga, apabila melihat hal-hal mencurigakan atau menemukan indikasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, segera laporkan kepada aparat keamanan terdekat.”

Menurut Bahrudin, laporan warga membantu aparat mengambil langkah antisipatif. Dengan cara itu, aparat dapat segera menangani potensi gangguan keamanan.

BACA JUGA :  Desa Wisata Pekon Way Sindi Gelar Festival Budaya dan Alam

“Demikian. Mudah-mudahan menjadi perhatian untuk kita semua,” tandas Bahrudin.

FKUB Lampung Kutuk Bom Astana Anyar

Sebelumnya, FKUB Provinsi Lampung juga menyampaikan sikap terkait aksi bom bunuh diri di Mapolsek Astana Anyar, Bandung.

FKUB Lampung mengutuk keras aksi tersebut. Peristiwa itu terjadi beberapa waktu sebelum FKUB menyampaikan imbauan Natal dan Tahun Baru.

Sejumlah perwakilan majelis agama di FKUB Lampung ikut menandatangani pernyataan sikap tersebut.

Mereka antara lain Dr. Mohammad Bahrudin, M.A., Ketua FKUB Lampung. Kemudian, Prof. Dr. KH. Moh. Mukri, M.Ag., Ketua Umum MUI Provinsi Lampung.

Selanjutnya, I Nyoman Setiawan, S.E., M.M., Ketua PHDI Lampung, turut menandatangani pernyataan itu. Pdt. Samuel Ch. Sitompul, M.Th., Ketua PGIW Lampung, juga ikut menandatangani.

Romo Philipus Suroyo mewakili Keuskupan Tanjungkarang. Andi Lie Wirawan, S.H., Ketua Walubi Lampung, juga menandatangani pernyataan tersebut.***