KRAKATOA.ID, BANDARLAMPUNG — Administrator Apostolik Keuskupan Tanjungkarang, Mgr. Yohanes Harun Yuwono, mengumumkan uskup baru Keuskupan Sufragan Tanjungkarang.
Pengumuman tersebut berlangsung pada akhir Perayaan Misa Ekaristi Minggu Adven IV. Acara itu berlangsung di Gereja Katedral Kristus Raja Tanjungkarang, Bandarlampung, Sabtu, 17 Desember 2022.
Selain itu, Komsos Keuskupan Tanjungkarang menyiarkan momen tersebut secara langsung melalui kanal YouTube. Dengan demikian, umat dapat mengikuti kabar tersebut melalui siaran daring.
Selanjutnya, berikut biodata Romo Vinsensius Setiawan Triatmojo, Pr., yang terpilih sebagai uskup baru Keuskupan Sufragan Tanjungkarang.
Biodata Romo Vinsensius Setiawan Triatmojo
Nama lengkap: Romo Vinsensius Setiawan Triatmojo, Pr.
Tempat, tanggal lahir: Sindang Jati, 5 April 1971.
Pendidikan
Romo Vinsensius menempuh pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi di sejumlah lembaga. Berikut riwayat pendidikannya:
-
Pertama, ia bersekolah di SD Xaverius XIX Sindang Jati pada 1978–1984.
-
Kemudian, ia melanjutkan pendidikan di SMP Xaverius Tugumulyo pada 1984–1986.
-
Setelah itu, ia menempuh pendidikan di SMP Idhata Sindang Jati pada 1986–1987.
-
Selanjutnya, ia mengikuti pendidikan di Seminari Menengah Santo Paulus Palembang pada 1987–1991.
-
Berikutnya, ia melanjutkan pendidikan di Seminari Tinggi Santo Petrus Pematangsiantar/STFT Santo Yohanes pada 1991–1999.
-
Kemudian, ia menjalani Studi Licenciat Teologi di Paris pada 2009–2015.
Karya Pastoral
Setelah menyelesaikan pendidikan, Romo Vinsensius menjalankan sejumlah tugas pastoral. Selain melayani umat di paroki, ia juga mendapat tanggung jawab di beberapa komisi.
Pertama, ia menjalani tugas di Paroki Trinitas BK III sebagai diakon pada 1999–2000. Setelah itu, ia bertugas sebagai pastor pembantu di paroki yang sama pada 2000–2001.
Selanjutnya, ia menjalankan tugas sebagai Pastor Paroki Santo Paulus Plaju pada 2001–2007. Kemudian, ia melayani sebagai Pastor Paroki Katedral Santa Maria pada 2007–2009.
Selain pelayanan di paroki, Romo Vinsensius juga mendapat tugas sebagai Ketua Komisi Kepemudaan pada 2002–2008. Setelah itu, sejak 2014, ia menjalankan tugas sebagai Ketua Komisi Kateketik, Komisi Liturgi, dan Komisi Kerasulan Sosial.
Motto dan Tokoh Idola
Dalam perjalanan panggilannya, Romo Vinsensius memiliki motto hidup yang menjadi pegangan. Motto tersebut berbunyi, “Semua orang punya tempat dalam panggilan Tuhan dan aku mengambil tempat itu.”
Sementara itu, ia juga memiliki sejumlah tokoh idola. Mereka adalah Mgr. Sugiyopranoto, Paus Fransiskus, dan Bunda Maria.
Dengan demikian, perjalanan pendidikan dan karya pastoral tersebut menjadi bagian dari perjalanan panggilan Romo Vinsensius. Akhirnya, ia menerima tugas baru sebagai Uskup Keuskupan Sufragan Tanjungkarang.***






