KRAKATOA.ID, PRINGSEWU — Calliandra Hills Selapan di Pekon Selapan, Kecamatan Pardasuka, Pringsewu, memasuki tahun pertama. Destinasi wisata alam ini semakin menarik perhatian wisatawan.
Untuk merayakan satu tahun perjalanan, pengelola menggelar berbagai kegiatan. Acara berlangsung pada 1–2 Februari 2025.
Perayaan tersebut tidak hanya menjadi ajang syukuran. Pengelola juga mengajak masyarakat menjaga alam dan mengenal potensi wisata Calliandra Hills Selapan.
Rayakan Setahun dengan Semangat Kebersamaan
Yudi, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pekon Selapan, mengatakan perayaan ini membawa pesan penting. Menurutnya, masyarakat perlu ikut menjaga lingkungan wisata.
“Kami ingin lebih banyak orang mengenal Calliandra Hills Selapan. Sekaligus, kami mengajak mereka menjaga alam di sekitar kita,” ujar Yudi kepada Krakatoa.id, Sabtu (1/2/2025).
Selain itu, ia berharap kegiatan tersebut meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pelestarian alam. Karena itu, pengelola melibatkan komunitas dan warga dalam rangkaian acara.
Tumpengan dan Sharing Session
Rangkaian acara dimulai pada Sabtu, 1 Februari 2025. Pengelola menggelar tumpengan sebagai ungkapan syukur atas perjalanan satu tahun.
Kemudian, acara berlanjut dengan sesi sharing session. Komunitas pendaki dan warga sekitar ikut berbagi pengalaman.
Mereka membahas pengalaman menjelajah alam. Di sisi lain, kegiatan tersebut juga mengangkat pentingnya menjaga lingkungan.
Dengan demikian, perayaan tidak hanya menghadirkan hiburan. Pengelola juga menyisipkan edukasi tentang kelestarian alam.
Senam hingga Penanaman Pohon
Pada Minggu, 2 Februari 2025, kegiatan berlanjut dengan senam pagi bersama. Seluruh peserta mendapat kesempatan mengikuti kegiatan tersebut.
Setelah itu, pengelola menggelar acara puncak Anniversary Calliandra Hills Selapan. Acara mencakup ucapan ulang tahun dan penanaman pohon.
Penanaman pohon menjadi simbol komitmen menjaga lingkungan. Selain itu, kegiatan tersebut mendorong masyarakat untuk memperkuat budaya penghijauan.
Pengelola juga menggelar lomba kebersihan. Lomba ini mengajak peserta menjaga kebersihan kawasan wisata.
Melalui kegiatan tersebut, pengelola ingin menanamkan kesadaran bahwa menjaga kebersihan merupakan bagian dari mencintai alam.
Dorong Wisata Alam Berkelanjutan
Panitia menargetkan maksimal 200 peserta dalam perayaan tersebut. Mereka ingin menjadikan acara ini sebagai langkah awal pengembangan wisata berbasis alam.
Lebih jauh, pengelola ingin menghadirkan konsep wisata yang ramah lingkungan. Wisatawan tidak hanya menikmati alam, tetapi juga ikut menjaganya.
“Acara ini adalah cara kami untuk menunjukkan bahwa pariwisata bisa membawa dampak positif, baik bagi masyarakat maupun lingkungan,” tambah Yudi.
Karena itu, Calliandra Hills Selapan ingin terus melibatkan masyarakat dalam pengembangan destinasi. Partisipasi warga menjadi salah satu kunci keberlanjutan wisata.
Harapan untuk Wisata Alam Lampung
Calliandra Hills Selapan juga memiliki peluang untuk mengenalkan wisata berbasis konservasi. Konsep tersebut dapat menjadi inspirasi bagi destinasi lain di Lampung.
Pada akhirnya, pengelola ingin mengembangkan Calliandra Hills Selapan tanpa mengabaikan lingkungan. Masyarakat juga mendapat ruang untuk berperan aktif.
Dengan semangat tersebut, Calliandra Hills Selapan berupaya tumbuh sebagai destinasi wisata alam yang menarik. Pada saat yang sama, pengelola ingin menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan.***






