Bupati Dendi: ASN Pesawaran Harus Jadi Pilar Ketahanan Sosial di Tengah Dinamika Bangsa

KRAKATOA.ID. PESAWARAN — Di tengah situasi nasional yang dinamis, Pemerintah Kabupaten Pesawaran menegaskan peran penting Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai penjaga stabilitas sosial dan agen perubahan. Penegasan ini disampaikan langsung oleh Bupati Dendi Ramadhona saat memimpin apel bulanan ASN di Lapangan Kantor Bupati Pesawaran, Senin (17/3/2025).

Mengangkat isu-isu strategis yang berkembang secara nasional maupun global, Bupati Dendi mengingatkan bahwa ASN bukan hanya pelaksana administrasi pemerintahan, tetapi juga garda terdepan dalam menjaga ketenangan masyarakat serta menyampaikan narasi yang konstruktif.

“ASN hari ini tak bisa netral secara pasif. Di tengah derasnya arus informasi dan potensi polarisasi, ASN harus menjadi agen stabilitas sosial—penetral isu, penjaga etika, dan penyambung semangat optimisme di tengah masyarakat,” ujar Dendi.

Dalam amanatnya, Bupati juga menyinggung tentang pentingnya ASN untuk tidak reaktif terhadap provokasi, khususnya yang bersumber dari media sosial. Ia mendorong seluruh aparatur agar memproduksi narasi-narasi yang membangun dan berorientasi pada solusi, bukan memperkeruh keadaan.

Selain soal sosial-politik, Bupati juga membahas aspek tata kelola dan integritas. Ia mengingatkan pentingnya pelaporan LHKPN dan SPT tahunan sebagai bentuk transparansi dan kepatuhan ASN terhadap regulasi yang berlaku.

Sebagai bentuk respons terhadap kebijakan nasional terkait efisiensi anggaran, Pemkab Pesawaran juga mulai menerapkan sistem kerja Work From Anywhere (WFA) menjelang Hari Raya Idul Fitri. Namun Dendi menekankan, sistem ini bukan kelonggaran, melainkan ujian tanggung jawab.

“WFA harus tetap menjunjung hasil kerja. Ini bukan sekadar soal tempat kerja, tapi cara kita menyeimbangkan fleksibilitas dengan profesionalitas,” jelasnya.

Apel yang diikuti oleh pejabat eselon, ASN, P3K, dan tenaga honorer ini juga menjadi ruang konsolidasi birokrasi dalam menyatukan semangat kerja lintas sektor menjelang masa libur panjang. Bupati berharap setiap pegawai tetap menjaga ritme pelayanan publik, meski dalam suasana Ramadan dan cuti bersama.

BACA JUGA :  Lampung Menuju Pusat Layanan Medis Unggulan: Sinergi Pemerintah dan Inovasi Kesehatan Jadi Kunci

Dengan pendekatan ini, Pemkab Pesawaran menempatkan ASN sebagai bagian dari solusi atas tantangan sosial dan pemerintahan. Apel bulanan bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan sarana aktualisasi nilai-nilai kepemimpinan, pelayanan, dan keteladanan di tubuh birokrasi daerah.

“Kita ingin ASN Pesawaran bukan hanya pintar bekerja, tapi juga punya empati sosial dan visi kebangsaan. Karena membangun daerah tak bisa lepas dari peran kita menjaga semangat persatuan,” pungkas Dendi.***