Spot Snorkeling Cukuh Bedil, Pesona Taman Laut Pulau Pahawang

KRAKATOA.ID, PESAWARAN — Pulau Pahawang di Kabupaten Pesawaran, Lampung, sudah lama menjadi destinasi snorkeling favorit di Sumatera.

Kini, wisatawan semakin sering mengunjungi Spot Snorkeling Cukuh Bedil. Selain itu, spot ini menawarkan taman bawah laut dengan terumbu karang warna-warni dan ikan tropis.

Ikan badut atau Nemo menjadi salah satu daya tarik utama. Bahkan, wisatawan dari luar daerah turut datang untuk menikmati keindahan bawah laut Cukuh Bedil.

Cukuh Bedil berada di perairan sekitar Pulau Pahawang Kecil. Menariknya, kedalaman laut di lokasi ini hanya sekitar 2 hingga 4 meter sehingga cocok untuk pemula.

Air laut yang jernih membuat wisatawan leluasa menikmati pemandangan bawah laut. Selain itu, pengunjung bisa berfoto bersama ikan Nemo.

Ornamen bertuliskan “Taman Laut Pahawang” juga menjadi daya tarik bagi wisatawan. Karena itu, banyak pengunjung memanfaatkannya sebagai latar foto bawah air.

Sejarah dan Asal-Usul Nama Cukuh Bedil

Sarimin, pengelola lokal Spot Snorkeling Cukuh Bedil, menjelaskan asal-usul nama tersebut. Menurutnya, masyarakat setempat sudah lama menggunakan nama “Cukuh Bedil”.

“Alasan diberi nama ini, orang dulu di sini kan namanya cukuh. Dari dulu namanya ya cukuh,” ujarnya saat ditemui tim Krakatoa.id, Minggu, 23 Maret 2025 lalu.

Warga mulai mengembangkan spot ini pada 2014. Sejak saat itu, mereka mengelolanya secara swadaya untuk mendukung aktivitas wisata.

Awalnya, warga hanya menyediakan pelampung sederhana. Seiring waktu, mereka menambah gubuk kecil untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan.

Selain itu, gubuk tersebut mendukung aktivitas jual beli di sekitar lokasi.

Tarif dan Fasilitas Snorkeling

Wisatawan dapat menyewa peralatan snorkeling dengan tarif Rp30 ribu per set. Sementara itu, mereka juga bisa menggunakan kapal untuk bersandar di area Cukuh Bedil.

BACA JUGA :  Tiga Pemain Muda Real Madrid Ditangkap Karena Video Seks dengan Anak di Bawah Umur

Kapal besar mematok tarif Rp25 ribu. Sedangkan, kapal kecil mematok tarif Rp20 ribu.

“Yang paling hits di sini itu foto sama ikan Nemo, lihat terumbu karang, sama tulisan-tulisan itu,” kata Sarimin.

Pengelola terus menambah ornamen bawah laut berbahan keramik. Dengan begitu, wisatawan memiliki lebih banyak pilihan latar untuk berfoto.

Wisatawan Ramai, Dukungan Pemerintah Minim

Setiap akhir pekan, Cukuh Bedil ramai oleh wisatawan. Umumnya, banyak pengunjung datang dari Palembang, Sumatera Selatan.

Bahkan, wisatawan dari Jakarta dan Bandung juga sesekali mengunjungi spot tersebut.

“Kalau Sabtu-Minggu itu rame, bisa lebih dari 100 orang,” jelas Sarimin.

Namun, pengelola masih menghadapi keterbatasan dukungan. Sarimin mengatakan pemerintah dan pihak CSR belum memberikan bantuan untuk perawatan terumbu karang.

Di sisi lain, timnya tetap merawat terumbu karang secara mandiri. Mereka mengecek kondisi karang setiap pekan dan membersihkan karang yang mati.

“Merawat terumbu karang itu capek, kita kontrol seminggu sekali, kalau ada yang mati kita bersihkan. Semua dilakukan swadaya, cuma tiga orang tim saya,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Sarimin berharap pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap konservasi terumbu karang. Ia ingin pengelola menjaga ekosistem bawah laut secara lebih maksimal.

“Kalau bisa, trumbu karang ini dibantu, supaya pengelolaannya lebih maksimal. Sampai sekarang belum ada perhatian,” harapnya.

Cukuh Bedil Punya Potensi Besar

Cukuh Bedil menjadi salah satu dari hampir 10 titik snorkeling di sekitar Pulau Pahawang. Selain wisata, kawasan ini juga memiliki potensi besar untuk edukasi dan konservasi laut.

Pengelolaan yang lebih terstruktur dapat meningkatkan potensi Cukuh Bedil. Pada saat yang sama, dukungan pemerintah dan berbagai pihak dapat membantu warga menjaga ekosistem laut.

BACA JUGA :  Kabut Jadi Daya Tarik Wisata Puncak Punggung Naga Pesawaran

Dengan demikian, Cukuh Bedil berpeluang menjadi ikon wisata bawah laut Lampung. Keindahan alam dan kelestarian lingkungan pun bisa berjalan beriringan.

Info Spot Snorkeling Cukuh Bedil

📍 Lokasi: Spot Snorkeling Cukuh Bedil, Pulau Pahawang, Kabupaten Pesawaran, Lampung.

📷 Aktivitas populer: Snorkeling, foto bawah laut, melihat ikan Nemo, dan menjelajahi terumbu karang.

📌 Waktu terbaik: Datang pagi hingga siang hari. Pada waktu tersebut, kondisi air biasanya lebih jernih.