Unila dan Universitas Kehutanan Vietnam Perkuat Kerja Sama Internasional

KRAKATOA.ID, BANDAR LAMPUNG – Universitas Lampung (Unila) memperluas peluang kerja sama internasional dengan Vietnam National University of Forestry (VNUF), Vietnam. Kedua universitas membahas pengembangan kemitraan akademik di Hanoi, Vietnam, pada 29 September 2026.

Pertemuan ini menindaklanjuti nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) yang telah ditandatangani kedua institusi. Unila dan VNUF juga membahas peluang pengembangan kolaborasi melalui Project HARVEST.

Langkah tersebut membuka peluang bagi kedua universitas untuk memperluas kerja sama di bidang pendidikan dan penelitian. Fokusnya mencakup pertukaran akademik, riset bersama, serta pengembangan ilmu pengetahuan tentang pertanian dan lingkungan berkelanjutan.

Project HARVEST Dorong Kolaborasi Unila dan Vietnam

Project HARVEST (Higher Education Leadership on Agricultural and Food Rights for Environmental Sustainability) merupakan proyek kolaborasi pendidikan tinggi internasional. Uni Eropa mendukung proyek ini melalui program Erasmus+.

HARVEST mendorong perguruan tinggi mengembangkan pembelajaran dan penelitian tentang pertanian berkelanjutan, hak atas pangan, serta pelestarian lingkungan.

Proyek ini juga memperkuat pertukaran pengetahuan dan kapasitas akademik antarnegara. Melalui jejaring tersebut, perguruan tinggi dapat menghubungkan kegiatan akademik dengan tantangan nyata di masyarakat.

Bagi Unila dan VNUF, HARVEST membuka peluang untuk membangun hubungan kelembagaan jangka panjang. Kedua universitas dapat memperluas manfaat kolaborasi melalui program akademik yang berkelanjutan.

Enam Peluang Kerja Sama Akademik Unila dan VNUF

Pertemuan di Hanoi menghasilkan pembahasan mengenai sejumlah peluang pengembangan kegiatan akademik. Unila dan VNUF menjajaki berbagai bentuk kolaborasi berdasarkan MoU yang telah mereka sepakati.

Berikut enam bidang potensial yang dapat dikembangkan:

  1. Pertukaran mahasiswa dan staf akademik. Program ini dapat memperluas pengalaman belajar dan wawasan internasional.
  2. Penelitian bersama. Dosen dan peneliti dapat mengkaji persoalan pertanian, kehutanan, serta lingkungan.
  3. Publikasi ilmiah bersama. Kolaborasi ini dapat memperluas kontribusi penelitian kedua universitas.
  4. Kuliah tamu internasional. Dosen dari kedua institusi dapat berbagi keahlian dan pengalaman.
  5. Seminar dan lokakarya. Kegiatan ini dapat memperkuat kapasitas akademik sekaligus membuka ruang pertukaran gagasan.
  6. Pembelajaran kolaboratif. Kedua universitas dapat mengembangkan metode pembelajaran inovatif sesuai kebutuhan mahasiswa dan masyarakat.
BACA JUGA :  David Chandra Lulus Promosi Doktor dengan Disertasi Keterjadian Internal Browning pada Nanas Ekspor

Unila dan VNUF juga berpeluang mengembangkan riset lintas disiplin. Bidangnya mencakup kehutanan, pertanian berkelanjutan, tata kelola lingkungan, pembangunan masyarakat, dan pengelolaan sumber daya alam.

Kolaborasi ini dapat membantu peneliti Indonesia dan Vietnam merespons tantangan lingkungan secara bersama. Namun, kedua institusi masih perlu menindaklanjuti setiap peluang melalui kesepakatan dan rencana kegiatan yang konkret.

Unila dan VNUF Perkuat Kontribusi Kampus bagi Masyarakat

Kerja sama internasional ini juga membuka peluang bagi perguruan tinggi untuk memperkuat kontribusi terhadap masyarakat.

Project HARVEST menghubungkan pembelajaran akademik dengan praktik pertanian dan sistem pangan berkelanjutan. Pendekatan ini mendorong kampus menghasilkan pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan pembangunan lokal.

Unila dan VNUF dapat menjajaki kegiatan berbasis masyarakat, pertukaran pengetahuan, serta penelitian yang melibatkan komunitas lokal.

Melalui kegiatan tersebut, akademisi dapat memahami tantangan lingkungan secara lebih mendalam. Peneliti juga dapat mengembangkan solusi yang mempertimbangkan pengalaman dan kebutuhan masyarakat setempat.

MoU Buka Peluang Kemitraan Jangka Panjang

Pertemuan di Hanoi memperkuat peluang Unila dan VNUF untuk mengembangkan MoU menjadi kemitraan akademik yang lebih aktif.

Kedua universitas dapat memanfaatkan jejaring Project HARVEST untuk memperluas pertukaran akademik dan kolaborasi lintas negara.

Ke depan, kerja sama ini berpotensi membuka kesempatan bagi dosen, peneliti, dan mahasiswa untuk mengikuti berbagai kegiatan akademik internasional. Pertanian, kehutanan, pangan, dan lingkungan berkelanjutan menjadi bidang potensial untuk kolaborasi.

Kemitraan Unila dan VNUF juga membuka jalan bagi perguruan tinggi Indonesia untuk memperluas jejaring akademik global. Dengan perencanaan yang matang dan tindak lanjut yang konsisten, kedua universitas dapat mengembangkan kerja sama yang mendukung pendidikan tinggi dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia serta Vietnam.***