KRAKATOA.ID, BANDARLAMPUNG — Media sosial menyediakan ruang komunikasi yang sangat luas. Karena itu, banyak orang dapat melihat setiap unggahan yang kita bagikan.
Dengan kondisi tersebut, pengguna perlu bersikap bijak saat menggunakan media sosial. Kita juga perlu memahami dampak dari setiap konten yang kita unggah.
Penggunaan media sosial terus berkembang dengan pesat. Akibatnya, media sosial kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Selain untuk berkomunikasi, media sosial membantu masyarakat mencari informasi. Bahkan, banyak orang memanfaatkannya untuk mendapatkan penghasilan.
Namun demikian, media sosial juga memiliki sisi negatif. Pengguna dapat menghadapi berbagai risiko jika menggunakan media sosial tanpa pertimbangan.
Kepala SMA Xaverius Bandar Lampung, F. Joko Winarno, mengingatkan masyarakat agar memeriksa informasi sebelum membagikannya.
“Jika ingin menyebarkan berita, cari tahu dahulu kebenarannya untuk meminimalisir penyebaran berita hoaks. Jangan sampai menyebarkan informasi dengan alasan hanya ingin mengikuti tren atau ingin menyebarkan sesuatu secara spontan,” tulis F. Joko dalam siaran pers yang diterima Krakatoa.id, Jumat (8/9/2023).
Cek Kebenaran Informasi Sebelum Membagikan
Menurut F. Joko, pengguna media sosial harus mampu memilah informasi. Masyarakat perlu membedakan informasi yang akurat dengan informasi yang tidak tepat atau hoaks.
“Sebagai pengguna media sosial, kita harus bijak dan bisa memilah hal-hal yang akurat maupun yang tidak tepat atau hoaks,” ujar F. Joko.
Selain itu, pengguna perlu berhati-hati saat membagikan informasi. Keinginan menjadi orang pertama yang menyebarkan berita sering membuat masyarakat lupa melakukan pengecekan.
“Masyarakat berlomba menjadi yang tercepat dalam membagi informasi di media sosial. Terkadang tanpa cek dan ricek. Yang viral dianggap sebagai sebuah kebenaran,” jelas F. Joko.
Jangan Asal Unggah Konten di Media Sosial
Tidak kalah penting, F. Joko mengingatkan pengguna agar cermat sebelum mengunggah konten. Setiap unggahan dapat menjangkau banyak orang.
“Sehingga sebelum memutuskan untuk mengunggah sesuatu, kita harus selalu berhati-hati ketika membagikan suatu postingan,” kata F. Joko.
Menurutnya, pengguna harus mempertimbangkan dampak dari setiap unggahan. Konten yang terlihat sederhana dapat menimbulkan masalah jika pengguna mengunggahnya secara sembarangan.
“Karena akan ada banyak orang yang melihat unggahan kita. Hal tersebut akan menjadi berbahaya apabila mengunggah sembarangan konten,” lanjutnya.
Pikirkan Dampak Sebelum Posting
Oleh sebab itu, F. Joko mengajak masyarakat berpikir sebelum mem-posting sesuatu. Pengguna perlu mempertimbangkan dampak konten terhadap diri sendiri dan orang lain.
“Pikirkan terlebih dahulu sebelum mem-posting sesuatu. Jangan sampai postingan tersebut malah menjadi boomerang bagi kita ataupun orang lain,” pungkas F. Joko.***






