Bantuan Langsung dan Pembenahan Infrastruktur, Pemkot Bandar Lampung Tanggap Hadapi Banjir di Panjang Utara

KRAKATOA.ID, BANDAR LAMPUNG – Banjir yang melanda Kelurahan Panjang Utara, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung, beberapa hari lalu telah menimbulkan kerusakan parah dan kesulitan bagi warga setempat. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menunjukkan respons cepat dengan mengerahkan berbagai instansi untuk membantu korban bencana serta memperbaiki kondisi lingkungan.

Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, yang lebih akrab disapa Bunda Eva, segera memerintahkan tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Damkar, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Dinas Kesehatan untuk membersihkan sisa-sisa lumpur dan sampah akibat banjir serta memberikan pelayanan kesehatan secara gratis. “Kami tidak tinggal diam, tim gabungan sudah turun ke lapangan untuk menangani dampak banjir. Salah satunya, mereka bekerja membersihkan area yang terdampak sekaligus memeriksa kondisi kesehatan warga,” kata Eva.

Tak hanya itu, untuk meringankan beban ekonomi warga, Pemkot Bandar Lampung juga memberikan bantuan uang tunai langsung ke setiap rumah yang terdampak banjir. “Bantuan ini kami harap bisa sedikit mengurangi beban warga yang saat ini masih berjuang menghadapi dampak bencana,” tambahnya.

Meskipun penanganan darurat tengah dilakukan, Pemkot Bandar Lampung juga fokus pada langkah jangka panjang untuk mencegah bencana serupa. Eva Dwiana mengungkapkan bahwa pemerintah kota sudah berkoordinasi dengan PT. Pelindo untuk memperbaiki infrastruktur drainase di kawasan tersebut. “Kami meminta PT. Pelindo untuk menambah minimal dua saluran air, guna memperlancar aliran air dan mengurangi potensi banjir di masa depan,” ujarnya.

Selain langkah-langkah penanganan darurat, Pemkot Bandar Lampung juga aktif menyebarluaskan informasi melalui akun Instagram Kominfo Bandar Lampung, mengajak warga untuk mengikuti perkembangan dan dokumentasi kegiatan di lapangan.

Tanggapan cepat Pemkot Bandar Lampung ini tidak hanya menunjukkan keprihatinan atas bencana yang terjadi, tetapi juga komitmen untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dan pelayanan publik, demi kesejahteraan masyarakat yang lebih baik. ***

BACA JUGA :  ITERA Gelar Wisuda 604 Sarjana Baru Sekaligus Gelar Gerakan Bersama Wakaf IPTEK