KRAKATOA.ID, BANDAR LAMPUNG –– Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan bahwa sektor pertanian bukan sekadar angka statistik. Sebaliknya, sektor ini menjadi senjata utama untuk menyejahterakan warga. Oleh karena itu, seluruh program pembangunan ke depan harus berdampak langsung pada penurunan angka kemiskinan, terutama di sektor pedesaan.
Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Lampung, Letkol Laut (P) Irianto Kurniawan, menyampaikan pesan kuat tersebut saat membaca sambutan tertulis Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal. Dalam hal ini, ia memimpin Upacara Bulanan Bersama Forkopimda Lampung di Lapangan Korpri, Senin (6/7/2026).
Pertanian Menyumbang Porsi Terbesar PDRB
Melalui sambutan tersebut, Gubernur menjelaskan bahwa sektor pertanian masih menjadi tulang punggung utama perekonomian bumi Ruwa Jurai. Saat ini, sektor tersebut menyumbang kontribusi besar hingga 26,90 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Lampung.
Selain itu, kinerja sektor ini terus menunjukkan tren yang positif. Pertumbuhan produksi padi dan beras yang melimpah bahkan semakin memperkuat posisi Lampung sebagai lumbung pangan nasional. Capaian ini pun berhasil mendorong PDRB Provinsi Lampung secara keseluruhan hingga melampaui Rp523 triliun.
Namun demikian, Gubernur mengingatkan agar seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari pertumbuhan ekonomi tersebut. Menurutnya, tingginya angka PDRB tidak akan berarti jika angka kemiskinan tidak ikut menurun.
Menolak Terlena dengan Angka Pertumbuhan
Oleh karena itu, pemerintah kini mengalihkan fokus pada pembangunan yang inklusif dan berkeadilan. Strategi utamanya adalah mengintegrasikan kesuksesan sektor pertanian dengan program penanggulangan kemiskinan yang tepat sasaran.
Langkah nyata pemerintah meliputi peningkatan kualitas SDM petani, penciptaan lapangan kerja baru, serta pemberdayaan ekonomi berbasis masyarakat. Melalui cara ini, sektor pertanian akan menyerap lebih banyak tenaga kerja lokal dan meningkatkan pendapatan warga di pedesaan.
Selanjutnya, ia mengajak jajaran pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi. Sinergi ini penting untuk membuka kesempatan berusaha yang lebih luas bagi masyarakat kecil.
Sinergi TNI AL Jaga Jalur Logistik Pangan
Di sisi lain, keberhasilan swasembada pangan ini tentu membutuhkan stabilitas keamanan yang kokoh. Terkait hal tersebut, Gubernur memberikan apresiasi khusus kepada jajaran Pangkalan TNI AL (Lanal) Lampung.
Sebab, TNI AL terus aktif bersinergi dengan Pemprov Lampung dalam menjaga keamanan wilayah perairan. Pengamanan ini sangat krusial karena jalur laut menjadi urat nadi utama untuk mendistribusikan hasil pertanian Lampung ke berbagai wilayah di Indonesia. Selain menjaga perairan, TNI AL juga aktif mendukung program ketahanan pangan dan membantu penanggulangan bencana di daerah.
Pada akhirnya, momen upacara bulanan ini menjadi penegas komitmen bersama. Seluruh unsur Forkopimda dan pemerintah daerah kini bertekad mengubah pertumbuhan ekonomi yang tinggi menjadi kesejahteraan nyata bagi seluruh rakyat Lampung.***






