Liga Mini Soccer Lintas Agama Pertama di Indonesia Digelar di Lampung

KRAKATOA.ID, BANDARLAMPUNG – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Lampung mendorong olahraga sebagai sarana memperkuat toleransi. Karena itu, FKUB membawa pesan tersebut melalui Liga Mini Soccer Piala Kapolda Lintas Agama.

Ketua FKUB Lampung Dr. Moh Bahruddin menghadiri pembukaan liga di Lapangan Mini Soccer Polda Lampung, Jumat (21/10/2022).

Menurut Bahruddin, olahraga dapat mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang agama. Selain itu, kegiatan bersama dapat memperkuat komunikasi dan kerukunan.

“FKUB dalam mewujudkan kerukunan antar umat beragama melakukan inovasi. Salah satunya dengan memanfaatkan momen olahraga Liga Mini Soccer,” katanya.

Liga Mini Soccer Perkuat Toleransi

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Lampung Puji Raharjo mengatakan liga tersebut membawa misi kerukunan. Panitia pun mengajak perwakilan berbagai agama mengikuti kompetisi.

Menurut Puji, Liga Mini Soccer FKUB menjadi kompetisi pertama di Indonesia yang mengikutsertakan seluruh agama.

Selain itu, Polda Lampung menggelar kompetisi tersebut bersama Korem Garuda Hitam, Kementerian Agama, MUI, dan FKUB kabupaten/kota.

Puji kemudian menjelaskan dua tujuan utama kegiatan. Pertama, kegiatan ini ingin memperkuat harmonisasi umat beragama di Lampung.

Kedua, panitia menggunakan olahraga sebagai ruang silaturahmi. Dengan demikian, para peserta dapat membangun komunikasi sekaligus menumbuhkan sikap toleran.

“Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan harmonisasi dan kerukunan antar umat beragama di Provinsi Lampung,” ujar Puji.

Olahraga Jadi Ruang Pertemuan Lintas Agama

Kementerian Agama menetapkan 2022 sebagai Tahun Toleransi. Karena itu, Kemenag mendorong masyarakat menunjukkan semangat toleransi melalui berbagai kegiatan.

Liga Mini Soccer kemudian menjadi salah satu ruang tersebut. Para peserta dapat berkompetisi sekaligus membangun persaudaraan.

Selain itu, Kemenag ingin kegiatan ini memperkuat moderasi beragama. Melalui interaksi antarpeserta, masyarakat dapat membangun komunikasi dan saling memahami.

BACA JUGA :  Masa Pertobatan bagi Umat Agama Katolik, Hindu, dan Islam, FKUB Lampung Serukan Toleransi Beragama di Maret 2025

Selanjutnya, panitia juga menyiapkan pentas musik dan seni lintas agama. Mereka akan menggelar kegiatan tersebut pada peringatan Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2022.

170 Peserta Ikuti Kompetisi

Kompetisi berlangsung selama tiga hari. Selama periode tersebut, para peserta bertanding mulai 21 hingga 23 Oktober 2022.

Sebanyak 170 peserta mengikuti liga tersebut. Mereka kemudian memperkuat 17 tim dari berbagai daerah dan institusi.

Peserta berasal dari Polda Lampung, Korem Garuda Hitam, serta perwakilan kabupaten dan kota se-Lampung.

Kapolda Lampung Irjen Pol Akhmad Wiyagus membuka kompetisi melalui kick off. Setelah itu, Komando FC menghadapi tim gabungan pejabat TNI-Polri pada laga pembuka.

Komando FC yang diperkuat Komeng dan kawan-kawan tampil lebih efektif. Akhirnya, mereka mengalahkan tim TNI-Polri dengan skor 4-3.

Tokoh Lintas Agama Hadiri Pembukaan

Selain peserta, sejumlah pejabat turut menyaksikan pembukaan liga. Mereka antara lain Kaban Kesbangpol Lampung M. Firsada dan Kadis Kominfotik Ganjar Jationo.

Sementara itu, para pimpinan majelis lintas agama Lampung juga hadir. Perwakilan PHDI, PGI, Walubi, dan Keuskupan Tanjungkarang mengikuti rangkaian kegiatan.

Kehadiran para tokoh tersebut semakin memperkuat pesan toleransi. Dengan demikian, olahraga dapat membuka ruang perjumpaan antarumat beragama.

Liga Mini Soccer pun tidak sekadar menghadirkan persaingan di lapangan. Di sisi lain, para peserta juga membangun komunikasi dan persaudaraan.

Pada akhirnya, FKUB Lampung berharap masyarakat semakin kuat menjaga toleransi melalui olahraga. Selain itu, semangat tersebut diharapkan terus tumbuh dalam kehidupan sosial masyarakat Lampung.***