Lanakila Lake Pringsewu, Spot Sunset Favorit di Tepi Waduk Way Sekampung

KRAKATAO.ID, PRINGSEWU — Menikmati matahari terbenam menjadi aktivitas favorit saat berwisata. Pemandangan sunset tidak hanya bisa dinikmati di pantai. Wisatawan juga dapat menikmatinya di tepian waduk atau danau.

Salah satu tempatnya adalah Lanakila Lake. Destinasi wisata yang sedang populer ini berada di Pekon Pemenang, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, Lampung.

Sunset dan Danau Jadi Daya Tarik Utama

Manager Public Relations Lanakila Lake, Miftahur Rohman, mengatakan sunset menjadi daya tarik utama. Pengelola menawarkan suasana tenang di tepi Waduk Way Sekampung.

“Yang paling menariknya ya spot sorenya sunset. Itu yang paling kita jual,” kata Miftah saat ditemui Krakatoa.id di Lanakila Lake, Sabtu (16/9/2023).

Menurut Miftah, pengelola juga menyebut pengunjung sebagai “teman tenang”. Sebutan itu menggambarkan konsep wisata yang mereka tawarkan.

Selain itu, nama Lanakila memiliki makna khusus. Nama tersebut berasal dari bahasa Hawai yang berarti “pemenang”. Makna itu sesuai dengan nama Pekon Pemenang.

Sementara itu, kata “Lake” berarti danau. Karena itu, nama Lanakila Lake menggambarkan lokasi dan identitas tempat wisata tersebut.

Terinspirasi Wisata Alam Pulau Jawa

Miftah menjelaskan bahwa pengelola mengembangkan Lanakila Lake dengan inspirasi dari berbagai destinasi di Pulau Jawa.

Tim pengelola membawa konsep tersebut ke Pringsewu. Selanjutnya, mereka menyesuaikannya dengan karakter alam Waduk Way Sekampung.

Menariknya, Lanakila Lake tidak hanya menyasar wisatawan dewasa. Pengelola juga menyediakan fasilitas untuk anak-anak.

Fasilitas tersebut meliputi toilet, pos keamanan, aula, musala, food court, dan playground. Karena itu, tempat ini cocok untuk anak muda maupun keluarga.

Tiket Masuk Mulai Rp5 Ribu

Harga tiket Lanakila Lake cukup terjangkau. Pengunjung dewasa membayar Rp10 ribu per orang. Sementara itu, anak usia 2–12 tahun hanya membayar Rp5 ribu.

BACA JUGA :  Spot Snorkeling Cukuh Bedil, Pesona Taman Laut Pulau Pahawang

Anak berusia di bawah dua tahun bahkan bisa masuk secara gratis.

Pengunjung juga perlu membayar biaya parkir. Tarifnya Rp5 ribu untuk sepeda motor dan Rp10 ribu untuk mobil.

Selain itu, pengelola menyediakan area duduk tanpa biaya tambahan. Untuk area tertentu, pengelola hanya menerapkan sistem minimum order.

Bisa Camping di Tepi Waduk

Bagi pencinta camping, Lanakila Lake juga menyediakan campground. Pengunjung cukup membayar Rp10 ribu per malam.

Pengunjung bisa membawa tenda sendiri. Selain itu, pengelola juga menyediakan pilihan tenda bagi wisatawan yang membutuhkan.

Namun, Lanakila Lake belum menyediakan penginapan. Karena itu, campground menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin bermalam.

Ada 11 Tenant Kuliner

Lanakila Lake juga menawarkan beragam pilihan makanan. Pengunjung dapat menemukan makanan ringan, makanan berat, hingga aneka minuman.

Sebanyak 11 tenant mengisi area kuliner. Menariknya, para tenant tersebut berasal dari warga sekitar.

Dengan demikian, kehadiran Lanakila Lake turut membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.

Buka Setiap Hari

Lanakila Lake buka setiap hari. Pada hari kerja, tempat wisata ini beroperasi mulai pukul 11.00 hingga 19.00 WIB.

Sementara itu, jam operasional akhir pekan berlangsung lebih panjang. Pengelola membuka kawasan mulai pukul 10.00 hingga 20.00 WIB.

Miftah juga menegaskan bahwa pengelola memperhatikan keamanan wisatawan. Mereka terus membangun kerja sama dengan pemerintah desa dan masyarakat sekitar.

Lanakila Lake Terus Mengembangkan Wahana

Owner Lanakila Lake, Bagus Prasojo, menyebut sunset sebagai salah satu keunggulan destinasi tersebut.

“Kami punya view yang menarik, cukup berbeda di Pringsewu. Sunset kami bisa dibilang masih paling bagus di Pringsewu,” ujar Bagus.

Menurut Bagus, pengelola memanfaatkan panorama Waduk Way Sekampung. Mereka kemudian mengembangkan berbagai fasilitas untuk keluarga dan anak muda.

BACA JUGA :  Mendekati Hari Pencoblosan, Sedulur Mirza Gencarkan Bimtek Relawan

Saat ini, pembangunan Lanakila Lake masih berlangsung. Sekitar 40 persen pembangunan masih tersisa.

Ke depan, pengelola berencana menambah sejumlah wahana. Rencananya mencakup mini zoo dan lintasan go-kart.

Dengan tambahan tersebut, Lanakila Lake ingin terus menghadirkan pengalaman baru. Destinasi ini pun berpeluang menjadi salah satu pilihan wisata keluarga di Pringsewu.***