SMA Xaverius Bandar Lampung Mengadakan PERANTA (Perayaan Natal dan Tahun Baru)

KRAKATOA.ID, BANDARLAMPUNG — PERANTA (Perayaan Natal dan Tahun Baru) sukses digelar di SMA Xaverius Bandar Lampung pada Kamis, 8 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas X, XI dan XII. Tujuan diadakan kegiatan PERANTA ini, yaitu memaknai kelahiran Yesus Kristus, mempererat kebersamaan dan persaudaraan, menumbuhkan semangat kasih dan kepedulian sosial, membangun sikap toleransi dan harmoni, merefleksikan nilai-nilai kehidupan Kristiani, serta menciptakan suasana sukacita dan damai. Tema kegiatan ini sama degan tema natal 2025, yaitu “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”.

Kegiatan ini diawali dengan ibadat sabda yang dipimpin oleh Sevino Bambang Prihandoko, S.Pd. Ibadat sabda mengangkat renungan dari Injil Lukas tentang perutusan Yesus yang membawa kabar baik serta pemulihan bagi umat manusia. Suasana ibadat berlangsung khidmat dan penuh makna, menjadi landasan spiritual bagi rangkaian kegiatan selanjutnya.

Setelah ibadat, acara dilanjutkan dengan opening ceremony yaitu sambutan resmi yang dipandu oleh MC, Made Chaniga dan Alicia Divane, yang tampil energik dan komunikatif melalui slogan khas mereka. Sesi sambutan diawali oleh Ketua Pelaksana, Ferdinandus Fideliko dari kelas X 1, yang menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan seluruh warga sekolah.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Pembina Unit Kegiatan Rohani, Rosalia Kristianty, S.Ag., yang menegaskan pentingnya nilai iman, serta perayaan Natal sebagai momen kebersamaan dalam keluarga dan lingkungan sekolah.

Selanjutnya, Kepala SMA Xaverius Bandar Lampung, FX. Agung Sucahyo, S.Pd., M.M., memberikan sambutan inspiratif dan resmi dengan mengangkat tema kegiatan ini “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”, menekankan bahwa kehadiran Tuhan menjadi sumber kekuatan dalam menjaga keharmonisan keluarga, sekaligus mempererat persaudaraan di sekolah.

Acara semakin meriah dengan hadirnya Telepati Games berpasangan antara siswa dan guru, yang mengundang tawa sekaligus mempererat hubungan antara para murid dan guru. Tim dinamika kemudian mengajak seluruh siswa untuk berjoget bersama, menciptakan suasana penuh keakraban tanpa batas antara guru dan murid. Penampilan dari PI Katolik dan PI Kristen juga menjadi momen penting, menampilkan bakat sekaligus pesan iman yang relevan dengan semangat natal.

BACA JUGA :  Yayasan Xaverius Tanjungkarang Selenggarakan Seminar bagi Para Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah Xaverius Lampung

Memasuki inti acara, berbagai perlombaan seru digelar, di antaranya LCT (Lomba Cepat Tepat), Santa’s Team, dan Make-up Natal, yang menunjukkan aspek kecerdasan, kekompakan, serta kreativitas peserta. Antusiasme terlihat dari seluruh siswa-siswi SMA Xaverius Bandar Lampung yang memenuhi area kegiatan. Setiap lomba berlangsung kompetitif antar kelas, namun tetap menjunjung nilai sportivitas.

Puncak acara sekaligus penutup PERANTA ditandai dengan tukar kado Natal bersama masing-masing kelas, yang berlangsung hangat dan penuh kejutan. Momen ini kembali dimeriahkan oleh penampilan dari PI Kristen, mengiringi sesi terakhir dengan suasana sukacita. PERANTA tahun ini pun ditutup dengan kesan mendalam sebagai acara yang bukan hanya menghibur, tetapi juga menyatukan seluruh warga sekolah dalam pesan keselamatan dan kekeluargaan.

Natal mengingatkan kita akan kasih Allah yang begitu besar, yang hadir secara nyata dalam kehidupan manusia melalui kelahiran Yesus Kristus. Allah tidak datang dalam kemegahan, melainkan lahir di tengah sebuah keluarga sederhana—keluarga Nazaret—untuk menunjukkan bahwa keluarga adalah tempat pertama dan utama karya keselamatan Allah dinyatakan.

Melalui tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”, kita diajak menyadari bahwa keluarga adalah anugerah Tuhan yang harus dijaga dan disyukuri. Di dalam keluarga, kita belajar tentang kasih, pengorbanan, kesabaran, saling menghormati, dan pengampunan. Meski tidak ada keluarga yang sempurna, kehadiran Allah memberi kekuatan untuk saling memahami dan bertumbuh bersama.

Sebagai siswa SMA, kita dipanggil untuk menjadi pembawa damai di dalam keluarga kita masing-masing. Sikap sederhana seperti menghormati orang tua, mengasihi saudara, berbicara dengan sopan, dan mau membantu di rumah adalah wujud nyata kehadiran kasih Allah. Natal bukan hanya dirayakan dengan lagu dan perayaan, tetapi terutama dengan perubahan sikap dan tindakan yang mencerminkan cinta Kristus.

BACA JUGA :  PAG bergerak cepat Selesaikan Kendala Operasional Power Loss di Kilang Arun

Semoga melalui perayaan Natal ini, kita semua semakin merasakan kehadiran Allah yang menyelamatkan, memulihkan, dan mempersatukan keluarga-keluarga kita. Kiranya damai Natal tinggal dalam hati kita dan terpancar dalam keluarga, sekolah, serta lingkungan sekitar.

Selamat Natal. Tuhan memberkati kita semua. Salam Xavepa HEBAT!***

Kontributor: Clairence Winri Sanjaya XI 7
Editor : Resti Hosiana S.