KRAKATOA.ID, LAMPUNG SELATAN — Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Lampung menggelar Pentas Seni Musik Pemuda Lintas Agama di Gedung Presisi Polda Lampung, Sabtu (28/10/2023). Kegiatan ini mengajak generasi muda memperkuat nasionalisme, toleransi, dan kerukunan menjelang Pemilu 2024.
Pemerintah Provinsi Lampung mendukung kegiatan tersebut melalui kerja sama dengan Polda Lampung dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung.
Enam Agama Tampilkan Seni untuk Kerukunan
Ketua FKUB Lampung, Prof. Dr. Moh Bahruddin, M.A., menjelaskan bahwa kegiatan ini mengusung tema “Memperkuat Nasionalisme dan Moderasi Beragama Generasi Muda Menyongsong Pemilu 2024 yang Rukun, Aman dan Damai”.
Pentas seni tersebut melibatkan pemuda dari enam agama di Lampung, yakni Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Para peserta menampilkan karya seni yang mengangkat pesan kerukunan, persaudaraan, dan perdamaian.
“Pentas seni kali ini menampilkan karya asli majelis-majelis agama di Provinsi Lampung. Kami ingin menunjukkan kreativitas para tokoh agama melalui lembaga pendidikan di Lampung. Melalui seni, kami menyentuh kaum milenial dan mengajak mereka berinteraksi secara langsung dengan membawa pesan agama,” kata Bahruddin dalam siaran pers yang diterima Krakatoa.id di Bandar Lampung, Minggu (29/10/2023).
Ia menambahkan bahwa para pemuda lintas agama juga mendeklarasikan komitmen untuk hidup berdampingan secara rukun, aman, dan damai.
FKUB Lampung Perkuat Nasionalisme Generasi Muda
Bahruddin menjelaskan bahwa kegiatan ini membawa tiga agenda utama. Pertama, FKUB ingin mewariskan semangat nasionalisme kepada generasi muda agar mereka tetap mencintai bangsa di tengah derasnya arus informasi.
“Kami ingin menjaga semangat nasionalisme generasi muda agar tidak luntur, meskipun mereka menghadapi derasnya arus informasi yang dapat melemahkan rasa kebangsaan,” paparnya.
Kedua, FKUB ingin memperkuat moderasi beragama di kalangan generasi muda. Bahruddin berharap para pemuda mampu menghormati perbedaan keyakinan dan menjaga toleransi di Provinsi Lampung.
Ketiga, FKUB mengajak generasi muda berpartisipasi aktif dalam menyukseskan Pemilu 2024. Organisasi ini mendorong kaum muda menjaga suasana demokrasi agar tetap rukun, aman, dan damai.
Bahruddin menegaskan bahwa masyarakat berhak menentukan pilihan politik masing-masing. Namun, perbedaan pilihan tidak boleh merusak persaudaraan.
“FKUB mengajak pemuda menggunakan hak politiknya. Pada saat yang sama, kami mengingatkan mereka agar tetap menjaga kerukunan umat beragama dan persatuan nasional, apa pun pilihan politiknya,” tegasnya.
Kapolda Lampung Ajak Pemuda Tangkal Hoaks
Kapolda Lampung, Irjen Pol. Helmy Santika, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Pentas Seni Musik Pemuda Lintas Agama. Ia berharap kegiatan tersebut mendorong generasi muda menyikapi perbedaan secara bijak.
Menurut Helmy, perbedaan bukan alasan untuk saling mempertentangkan pendapat. Masyarakat justru perlu menerima keberagaman sebagai bagian dari kehidupan berbangsa.
Ia juga mengingatkan generasi muda agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi palsu menjelang Pemilu 2024.
“Kita jangan mudah terpengaruh, terprovokasi, dan langsung percaya berita hoaks yang bisa memecah belah kita. Periksa dahulu kebenaran informasi yang kita terima. Jika informasi itu tidak benar, jangan ikut menyebarkannya,” pesannya.
Helmy menegaskan bahwa pentas seni tersebut bertujuan menyatukan perbedaan dan menemukan persamaan demi mewujudkan perdamaian.
Pemprov Lampung Dukung Kerukunan Antarumat Beragama
Gubernur Lampung, melalui Inspektur Provinsi Lampung Ir. Fredy SM, menyampaikan apresiasi kepada FKUB dan seluruh pihak yang mendukung kegiatan tersebut.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, saya mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi inisiatif FKUB Provinsi Lampung dalam menyelenggarakan pentas seni pemuda lintas agama tahun 2023. Pemerintah Provinsi Lampung, Polda Lampung, dan Kementerian Agama Lampung mendukung penuh kegiatan ini,” kata Fredy.
Ia menekankan pentingnya toleransi dalam kehidupan masyarakat yang majemuk. Menurutnya, umat beragama perlu saling menghormati dan menghargai agar masyarakat terus menjaga kerukunan serta perdamaian.
Fredy juga mengajak masyarakat merawat kebinekaan sebagai fondasi persatuan bangsa. Ia berharap semangat kebersamaan tersebut terus tumbuh, terutama menjelang Pemilu 2024.
Melalui Pentas Seni Musik Pemuda Lintas Agama, FKUB Lampung berharap generasi muda semakin aktif menjaga toleransi, memperkuat nasionalisme, dan merawat persatuan di tengah perbedaan.***






