Annie Cowen dari New York Menaklukkan Gunung Betung, Pendakian Pertamanya di Lampung

KRAKATOA.ID, PESAWARAN — Annie Cowen, seorang Asisten Pengajar Bahasa Inggris Fulbright (ETA) asal New York, Amerika Serikat, baru saja menyelesaikan pendakian pertama yang sangat berkesan di Lampung.

Pada Sabtu, 1 Maret 2025, bersama teman-temannya dari komunitas pecinta alam ‘Kawan Bhumi’, Annie berhasil menaklukkan Gunung Betung yang terletak di Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung. Gunung yang memiliki ketinggian 1.240 meter di atas permukaan laut ini menjadi saksi perjalanan mengesankan Annie untuk lebih mengenal alam dan budaya Indonesia.

Annie yang mengajar Bahasa Inggris di SMA Xaverius Bandar Lampung ini telah tinggal di Indonesia hampir lebih dari delapan bulan. Ia merasa sangat antusias untuk lebih mengeksplorasi keindahan alam sekitar, dan pendakian ke Gunung Betung merupakan pengalaman pertama kalinya mendaki gunung di Lampung.

“Setelah tinggal di Bandar Lampung selama lebih dari delapan bulan, saya sangat bersemangat untuk merasakan lebih banyak keindahan alam di wilayah ini!” ujar Annie dengan penuh antusias dalam wawancara khusus dengan Krakatoa.id pada Sabtu, 8 Maret 2025.

Perjalanan dimulai sejak pagi-pagi sekali, dan tantangan langsung terasa ketika Annie dan teman-temannya memulai pendakian. Jalan setapak yang curam dan licin memerlukan kehati-hatian ekstra, dan mereka juga bertemu dengan pacet, yang tak terduga, namun menjadi bagian dari pengalaman yang tak terlupakan.

“Saya pernah mendengar tentang pacet sebelumnya, tetapi tidak sepenuhnya siap menghadapi betapa gigihnya mereka,” cerita Annie dengan tawa.

“Meskipun sesekali berteriak, saya menerima tantangan itu, tertawa bersama teman-teman Indonesia saya,” timpalnya.

Annie ditemani pendaki dari komunitas pecinta alam ‘Kawan Bhumi’, di basecamp Gunung Betung, Pesawaran.

Meskipun perjalanan penuh dengan tantangan, Annie merasa semuanya sepadan ketika akhirnya mereka mencapai puncak Gunung Betung.

“Mencapai puncak, kami dihadiahi pemandangan hutan Lampung yang indah. Itu adalah pemandangan yang menakjubkan dan benar-benar menghapus semua rasa lelah,” tambahnya.

BACA JUGA :  SMA Xaverius Bandar Lampung Student Wins 1st Place at WORDS Storytelling Competition

Pendakian ini tidak hanya mempertemukan Annie dengan keindahan alam, tetapi juga dengan ikatan yang lebih erat bersama teman-teman lokal.

“Pengalaman ini menunjukkan kepada saya bahwa hiking, alam, dan persahabatan dapat melampaui batasan bahasa,” katanya dengan tulus.

Selain berbagi pengalaman mengenai alam Indonesia, Annie juga berbicara tentang pengalaman internasionalnya yang luas. Ia meraih gelar dari Universitas Villanova, dengan fokus pada akuntansi, bisnis internasional, serta perdamaian dan keadilan. Sebelum mengikuti program Fulbright, Annie telah bekerja di berbagai belahan dunia seperti Puerto Riko, Irlandia, Hong Kong, India, dan Italia. Pengalamannya ini memperkaya perspektifnya terhadap pertukaran lintas budaya.

Mengikuti program Fulbright ETA di Indonesia adalah bagian dari perjalanan Annie untuk terlibat lebih dalam dengan masyarakat setempat.

“Saya ingin belajar dari dan berbagi dengan siswa dan guru di sekolah tuan rumah saya. Perjalanan Fulbright saya didorong oleh hasrat untuk terus belajar, terhubung, dan berkolaborasi dengan komunitas di sini,” kata Annie, seperti dikutip dari aminef.or.id.

Annie berharap pengalaman mendaki Gunung Betung menjadi bukti bahwa petualangan di alam bebas dapat mempererat hubungan antar manusia, bahkan ketika ada batasan bahasa dan budaya. Baginya, perjalanan ini lebih dari sekadar mencapai puncak, tetapi tentang berbagi momen berharga dan belajar satu sama lain.

Melalui pendakian ini, Annie menemukan bahwa setiap langkah menuju puncak adalah pelajaran, dan pengalaman tersebut akan selalu dikenang sebagai momen yang menghubungkan dirinya dengan alam dan komunitas di Indonesia. ***