Pemerintah Kota Bandar Lampung Salurkan Bantuan Sosial Beras untuk 44.611 KK, Targetkan Peningkatan Gizi Menjelang Idul Fitri

KRAKATOA.ID, BANDARLAMPUNG — Pemerintah Kota Bandar Lampung menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) berupa beras kepada 44.611 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di 20 kecamatan, dengan total bantuan mencapai 223.055 ton beras. Program ini bertujuan untuk membantu warga dalam memenuhi kebutuhan dasar pangan serta meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.

Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menjelaskan bahwa bantuan tersebut telah didistribusikan ke seluruh kecamatan yang ada di kota ini, dengan prioritas utama bagi keluarga yang membutuhkan.

“Bantuan ini kami salurkan kepada warga yang berhak di 20 kecamatan di kota ini,” ungkapnya saat ditemui di Bandar Lampung pada Rabu, 26 Maret 2025.

Penerima manfaat Bansos beras telah didata oleh Dinas Sosial dan dipastikan melalui mekanisme verifikasi untuk memastikan bahwa mereka benar-benar memenuhi kriteria.

“Penerima manfaat telah didata oleh Dinas Sosial dan dipastikan bahwa mereka benar-benar berhak menerima bantuan ini,” tambah Eva Dwiana.

Data dari Dinas Sosial Bandar Lampung menunjukkan bahwa distribusi bantuan ini mencakup berbagai kecamatan di kota tersebut. Di antaranya, Kecamatan Kedaton sebanyak 2.000 KK, Sukabumi 3.246 KK, Sukarame 1.997 KK, dan Tanjung Senang 2.000 KK. Selain itu, bantuan juga menyasar Kecamatan Way Halim (2.384 KK), Enggal (700 KK), dan Kecamatan Rajabasa (1.000 KK), serta beberapa kecamatan lain yang secara keseluruhan mencakup ribuan penerima manfaat.

Berbeda dengan penyaluran bantuan sosial pada umumnya, Bansos beras ini disalurkan dalam kemasan 5 kilogram per paket.

“Kegiatan penyaluran beras dalam kemasan 5 kg ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memberikan pelayanan publik yang maksimal,” ujar Walikota.***

BACA JUGA :  Teknik Elektro Unila Gandeng Raman Farm Sejahtera Jalankan PKKM Kemdikbukristek Melalui Bootcamp Desa Cerdas Digital