Bandar Lampung Jadi Garda Depan Lawan TBC, Wamenkes Dorong Deteksi Dini dan Pelacakan Keluarga

Bandar Lampung jadi percontohan penanggulangan TBC. Wamenkes dorong pelacakan keluarga pasien dan penguatan puskesmas.

Bandar Lampung Siap Jadi Kota Percontohan Lawan TBC

KRAKATOA.ID, BANDAR LAMPUNG — Kota Bandar Lampung bersiap menjadi garda depan dalam penanggulangan Tuberkulosis (TBC) di Indonesia. Pemerintah pusat dan daerah kini memperkuat langkah deteksi dini serta pencegahan.

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menegaskan komitmen tersebut saat mendampingi kunjungan Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus dan Wakil Menteri Dalam Negeri RI Akhmad Wiyagus di Puskesmas Way Halim, Selasa (14/4).

Selain itu, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela turut hadir dalam kunjungan tersebut.

Strategi Utama: Periksa Pasien dan Keluarga

Pemkot Bandar Lampung langsung mengedepankan strategi pemeriksaan menyeluruh. Pemerintah tidak hanya memeriksa pasien, tetapi juga keluarga dan lingkungan sekitar.

Menurut Eva Dwiana, langkah ini penting untuk menekan penyebaran TBC. Dengan demikian, potensi penularan bisa ditekan sejak dini.

Wamenkes: TB Bisa Tanpa Gejala Bertahun-Tahun

Benjamin Paulus Octavianus mengingatkan bahwa TBC sering tidak terdeteksi sejak awal. Ia menjelaskan bahwa seseorang bisa terinfeksi hari ini, tetapi gejala baru muncul di kemudian hari.

Oleh karena itu, ia meminta puskesmas aktif melakukan pelacakan kontak erat pasien. Selain itu, ia menegaskan bahwa langkah ini menjadi kunci memutus rantai penularan.

Pengobatan Gratis Jadi Harapan Pasien

Wamenkes juga memastikan bahwa pengobatan TBC tersedia secara gratis di puskesmas. Dengan demikian, masyarakat memiliki akses pengobatan tanpa hambatan biaya.

Selain itu, ia menekankan bahwa TBC dapat disembuhkan total jika pasien menjalani pengobatan secara rutin dan tepat.

Ancaman Kasus Baru Masih Tinggi

Namun demikian, Benjamin menyoroti potensi munculnya kasus baru setiap tahun. Ia menilai lemahnya pencegahan menjadi penyebab utama.

BACA JUGA :  Pemkot Bandar Lampung Tegaskan Layanan Kesehatan Gratis Tetap Lancar, Klaim Rumah Sakit Diproses Bertahap

Ia mencontohkan, suatu wilayah bisa kembali mencatat jumlah kasus yang sama meski sebelumnya telah melakukan pengobatan massal.

Oleh karena itu, pemerintah harus memperkuat upaya pencegahan secara konsisten.

Puskesmas Jadi Ujung Tombak Penanganan

Pemerintah menjadikan puskesmas sebagai ujung tombak penanganan TBC. Selain itu, tenaga kesehatan didorong untuk lebih aktif melakukan skrining di masyarakat.

Dengan strategi ini, Bandar Lampung diharapkan mampu menjadi model nasional dalam pengendalian TBC.

Kolaborasi Jadi Kunci Keberhasilan

Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan tenaga kesehatan menjadi kunci utama. Selain itu, partisipasi masyarakat juga sangat dibutuhkan.

Dengan demikian, upaya penanggulangan TBC di Bandar Lampung diharapkan berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.***