KRAKATOA.ID, BANDAR LAMPUNG – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, memberikan respons positif terkait pergantian estafet kepemimpinan pada Badan Gizi Nasional (BGN). Langkah taktis ini diyakini mampu mempercepat penuntasan program pemenuhan gizi masyarakat di tanah air. Selain itu, momen ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi fokus utama pemerintah pusat.
Perubahan struktur ini merujuk pada keputusan resmi Presiden Prabowo Subianto. Melalui keterangan pers Istana, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengumumkan bahwa Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, kini naik tingkat menjadi Kepala BGN yang baru. Secara resmi, ia menggantikan posisi Dadan Hindayana untuk memimpin lembaga tersebut.
Sebagai catatan, Nanik S. Deyang sudah mengemban amanah sebagai Wakil Kepala BGN sejak September 2025. Oleh karena itu, beliau memiliki pemahaman yang sangat mendalam mengenai seluk-beluk program gizi di berbagai daerah. Selanjutnya, modal pengalaman inilah yang akan membantu beliau mengomandoi institusi gizi nasional secara lebih efisien.
Sinergi Kuat Demi Keberhasilan Program di Lapangan
Terkait hal tersebut, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal secara terbuka menyatakan dukungan penuh terhadap kepemimpinan baru di tubuh BGN. Bahkan, ia sangat optimis bahwa Nanik S. Deyang mampu membawa Program Makan Bergizi Gratis berjalan ke arah yang lebih baik. Pada akhirnya, seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan dampak positif dari program tersebut secara lebih luas.
“Masyarakat membutuhkan program yang berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata. Oleh sebab itu, kami berharap pemimpin baru dapat segera membenahi berbagai kendala lapangan. Jadi, tujuan besar MBG untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia dapat tercapai dengan lebih baik,” tutur Rahmat Mirzani Djausal.
Tampung Aspirasi untuk Sempurnakan Tata Kelola
Menurut Gubernur, jajaran pemerintah pusat harus jeli dalam melihat dinamika di lapangan. Sebab, berbagai masukan dan evaluasi dari daerah sangat berguna untuk menyempurnakan tata kelola MBG ke depan. Melalui jalinan komunikasi yang intens, pemerintah pusat dan daerah bisa mendeteksi setiap kendala secara cepat. Akibatnya, perbaikan program pun dapat berjalan tanpa hambatan berarti.
Lebih lanjut, Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen penuh untuk terus menyukseskan program pemenuhan gizi ini. Sebab, asupan gizi yang seimbang merupakan bagian dari investasi jangka panjang untuk membangun sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang tangguh. Kesimpulannya, kerja sama yang solid antarlembaga menjadi penentu utama agar program ini berjalan merata dan berkesinambungan.
Oleh karena itu, koordinasi di tingkat daerah akan terus diperketat. “Tujuan utama kita adalah memastikan program pemerintah berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat sebesar-besarnya. Karena itu, kami di Provinsi Lampung siap bersinergi dan mendukung penuh berbagai langkah perbaikan demi keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis,” tutup Gubernur.***






