Semangat Siswa Baru Ikuti MPLS SMA Xaverius Bandar Lampung 2026, Bangun Karakter, Kreativitas, dan Koneksi

KRAKATOA.ID, BANDAR LAMPUNG – Semangat dan antusiasme yang tinggi mewarnai pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2026 di SMA Xaverius Bandar Lampung.

Tema dan Tujuan Utama

Tema tahun ini adalah “Empowered Generations: Building Character, Creativity, and Connectivity”. Oleh karena itu, pihak sekolah merancang kegiatan ini secara khusus. Melalui program ini, tujuannya adalah membantu siswa baru membangun karakter sekaligus mengembangkan kreativitas. Selain itu, siswa dapat memperluas koneksi dalam lingkungan yang nyaman.

Tema tersebut sangat sejalan dengan kebijakan pemerintah saat ini. Sebab, pemerintah mendorong setiap sekolah menyelenggarakan MPLS secara bermakna dan menggembirakan. Oleh sebab itu, guru dan panitia mengajak siswa mengenal lingkungan sekolah melalui berbagai aktivitas. Dengan demikian, langkah ini sekaligus menumbuhkan karakter positif dan kemampuan menjalin relasi.

Pada akhirnya, pihak sekolah berharap MPLS ini menjadi fondasi awal bagi siswa. Dengan begitu, mereka bisa membentuk karakter tangguh dan meningkatkan kemampuan beradaptasi. Tentunya, bekal ini menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan. Alhasil, siswa pun siap mengikuti proses pembelajaran dengan penuh optimisme.

Rangkaian Kegiatan dan Materi Edukatif

Kegiatan MPLS SMA Xaverius ini berlangsung selama tiga hari, tepatnya dari tanggal 8 hingga 10 Juli 2026. Sebelum memulai kelas, siswa SMP dan SMA mengawali seluruh rangkaian kegiatan ini dengan apel bersama.

Selama MPLS berlangsung, siswa menerima berbagai materi edukatif dan pengenalan sekolah. Pertama-tama, mereka mempelajari tata tertib sekolah dan pendidikan antikorupsi. Selanjutnya, guru menyampaikan materi spiritualitas sekolah serta kurikulum terbaru. Tidak hanya itu, siswa juga mendapatkan informasi mengenai perguruan tinggi negeri dan swasta (PTN/PTS). Kemudian, panitia memperkenalkan kegiatan ekstrakurikuler, Kepramukaan, dan KBB. Terakhir, terdapat penjelasan mengenai layanan perpustakaan, ketatausahaan, serta dinamika kelompok.

BACA JUGA :  Generasi Muda Xaverius Tunjukkan Kreativitas di Xavepa Festival 2025
Keseruan peserta saat mengikuti kegiatan dinamika kelompok dan ice breaking MPLS SMA Xaverius.

Oleh karena itu, panitia merancang setiap sesi secara interaktif. Apalagi, pendekatannya selalu mengacu pada tema utama MPLS. Dengan demikian, tujuannya untuk membangun karakter, kreativitas, dan hubungan positif antarwarga sekolah dapat tercapai.

Secara keseluruhan, sebanyak 225 peserta mengikuti MPLS tahun ini. Jumlah tersebut terdiri atas 214 siswa baru dan 11 siswa kelas X tahun sebelumnya. Meskipun melibatkan banyak peserta, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan tanpa kendala. Bahkan, para peserta hadir tepat waktu dan sangat disiplin. Selain itu, mereka juga terus menunjukkan semangat belajar yang tinggi.

Suasana Ceria dan Pengalaman Positif Peserta

Sementara itu, suasana kebersamaan dan keceriaan sangat terasa sepanjang pelaksanaan MPLS. Hal ini terjadi karena berbagai kegiatan interaktif turut memeriahkan jalannya acara. Sebagai contoh, ada permainan edukatif, ice breaking, yel-yel, hingga dinamika kelompok. Alhasil, ragam aktivitas ini membuat siswa cepat beradaptasi dan mengenal teman baru.

Di sisi lain, Fanny Sutanto selaku peserta asal SMP Trinitas Bandar Lampung turut membagikan kesannya. Ia mengaku memperoleh banyak pengalaman positif selama kegiatan tersebut.

“Saya bisa beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang baru. Selain itu, saya juga berkenalan dengan banyak teman baru. Bahkan, saya kini lebih memahami tata tertib sekolah,” tuturnya.

Oleh karena itu, menurut Fanny, MPLS ini menjadi langkah awal yang menyenangkan. Sebab, para pemateri tampil sangat ramah dan interaktif. Mereka menyampaikan materi dengan santai dan penuh senyum. “Apalagi, kakak-kakak OSIS dan guru juga menghadirkan permainan seru. Maka dari itu, suasana pun menjadi jauh lebih akrab,” tutup Fanny.***

Kontributor : Dewi Kristiani

Editor : F. Joko Winarno