Jihan Nurlela Ajak Warga Lampung Manfaatkan Teknologi untuk Buka Peluang Ekonomi dari Rumah

KRAKATOA.ID, BANDAR LAMPUNG — Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengajak masyarakat memanfaatkan teknologi informasi untuk membuka peluang ekonomi.

Menurut Jihan, masyarakat kini tidak harus memiliki toko besar atau modal besar untuk memulai usaha. Teknologi telah membuka ruang baru bagi masyarakat untuk mengembangkan aktivitas ekonomi dari rumah.

Pesan tersebut Jihan sampaikan saat memberikan motivasi dalam kegiatan Gerakan Ekonomi Kebersamaan Komunitas Megapro Affiliate PT Garuda Mas Anugerah (GMA).

Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium Politeknik Kesehatan Bandar Lampung, Sabtu (26/9/2026).

Jihan: Peluang Ekonomi Kini Ada di Genggaman

Jihan mengatakan perkembangan teknologi telah mengubah cara masyarakat mencari peluang ekonomi.

Masyarakat kini dapat memanfaatkan berbagai platform digital dan media sosial untuk mengenalkan produk. Mereka juga dapat membangun jaringan konsumen tanpa harus memiliki tempat usaha besar.

“Dunia saat ini ada dalam genggaman kita melalui teknologi. Siapa pun bisa menjadi apa pun dan dari mana pun bisa menuju ke mana pun melalui teknologi informasi,” ujar Jihan.

Ia menilai rumah, kamar, hingga ruang keluarga dapat menjadi tempat untuk memulai aktivitas ekonomi.

Masyarakat hanya perlu memanfaatkan perangkat dan teknologi yang mereka miliki. Dari ruang sederhana tersebut, mereka dapat mulai memasarkan produk dan membangun jaringan.

Karena itu, Jihan meminta masyarakat tidak selalu menunggu peluang dari ruang besar. Ia mengajak warga berani memanfaatkan kesempatan yang tersedia di lingkungan sekitar.

Platform digital dan media sosial, kata Jihan, dapat menjadi sarana untuk mengembangkan usaha.

Jangan Tunggu Panggung Besar

Jihan juga mendorong masyarakat berani memulai dari hal kecil. Menurutnya, masyarakat tidak perlu menunggu kesempatan besar untuk menunjukkan kemampuan.

“Jangan menunggu panggung besar untuk membuktikan bahwa kita mampu. Mulailah dari ruang sederhana dan dari instrumen yang kita miliki,” kata Jihan.

BACA JUGA :  Pelatihan Soft Skills Jadi Senjata Baru Generasi Muda, Wagub Jihan: Lobi dan Jaringan Lebih Penting dari Sekadar IPK

Ia menambahkan, peluang tidak selalu datang setiap hari. Namun, masyarakat dapat terus menciptakan peluang dengan belajar dan beradaptasi.

Jihan juga meminta masyarakat mengenali potensi diri. Setiap orang, menurutnya, memiliki kemampuan yang dapat dikembangkan.

Potensi tersebut dapat mendukung kegiatan ekonomi. Salah satunya melalui pemasaran produk di media sosial.

Kreativitas dan Konsistensi Jadi Kunci

Selain keberanian memulai, Jihan menekankan pentingnya kreativitas dan konsistensi.

Pelaku usaha harus siap menghadapi kondisi pasar yang berubah. Mereka juga perlu mencari cara baru untuk memperluas pemasaran.

Konsistensi menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Pelaku usaha perlu terus belajar agar mampu menjangkau lebih banyak konsumen.

“Peluang itu tetap ada dan akan selalu ada. Tinggal bagaimana kita berani mengeksekusi dan pandai melihat peluang tersebut,” ujar Jihan.

Jihan berharap kegiatan berbasis komunitas tersebut dapat memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat Lampung.

Ia juga mengapresiasi keluarga besar PT Garuda Mas Anugerah (GMA) yang mengajak masyarakat Lampung mengikuti kegiatan pemberdayaan ekonomi.

Menurut Jihan, dunia usaha dan komunitas dapat menjadi mitra pemerintah. Kolaborasi tersebut dapat membantu memperkuat ekonomi masyarakat.

DPRD Lampung Dorong Kolaborasi Ekonomi Digital

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Lampung Garinca Reza Pahlevi menilai perkembangan teknologi perlu berjalan bersama kolaborasi.

Menurut Reza, teknologi memang memungkinkan masyarakat menjalankan aktivitas ekonomi secara mandiri. Bahkan, masyarakat dapat bekerja dari rumah.

Namun, masyarakat tetap membutuhkan jejaring dan kerja sama. Kolaborasi dengan berbagai pihak dapat memperkuat aktivitas ekonomi.

“Di era teknologi informasi dan komunikasi saat ini, kita bisa bekerja dari rumah bahkan dari kamar. Tetapi kita tetap membutuhkan kolaborasi dan kerja bersama dengan berbagai pemangku kepentingan,” ujarnya.

Reza menilai kegiatan yang digagas komunitas GMA dapat menjadi ruang untuk membangun jejaring ekonomi.

BACA JUGA :  Wagub Jihan Nurlela Tinjau Pasar Murah untuk Menjaga Kestabilan Harga Jelang Ramadan

Kegiatan tersebut juga dapat mendorong masyarakat memanfaatkan teknologi secara produktif.

Ia berharap gerakan ekonomi berbasis komunitas terus memberikan manfaat bagi masyarakat Lampung. Gerakan tersebut juga diharapkan membantu memperkuat aktivitas ekonomi keluarga.

Pemanfaatan teknologi, keberanian memulai, kreativitas, dan kolaborasi menjadi sejumlah faktor yang dapat membantu masyarakat membuka peluang ekonomi baru dari lingkungan terdekat.***