Jingle “Ada Karena Cinta”, Wujud Kolaborasi Lintas Generasi Xaverian Lampung

KRAKATOA.ID, BANDARLAMPUNG — Yayasan Xaverius Tanjungkarang memasuki usia ke-40 pada 2024. Yayasan ini berpisah dari Yayasan Xaverius Palembang pada 1984.

Selama 40 tahun, Yayasan Xaverius Tanjungkarang terus mengembangkan pengelolaan sekolah Xaverius di Keuskupan Tanjungkarang. Dalam perjalanan tersebut, para pendahulu telah menghasilkan banyak karya.

Karena itu, generasi sekarang perlu mengenang sekaligus melanjutkan perjuangan tersebut. Berbagai karya para pendahulu dapat menjadi inspirasi untuk mengembangkan Xaverius pada masa kini.

Semangat lintas generasi itu kemudian hadir melalui sebuah jingle berjudul “Ada Karena Cinta”. Para Xaverian dari berbagai generasi menggarap jingle tersebut melalui sebuah kolaborasi.

Melalui jingle ini, para Xaverian menyatukan rasa dan makna. Dengan demikian, lagu tersebut menegaskan bahwa Xaverius tumbuh karena cinta.

Selain itu, liriknya mengangkat sejumlah nilai penting dalam pendidikan dan kehidupan komunitas. Nilai tersebut mencakup humanitas, kecerdasan, kejujuran, kedisiplinan, pelayanan, dan kebersamaan.

Lirik Jingle “Ada Karena Cinta”

Dalam Dunia Penuh Warna
Humanitas Menyala
Kecerdasan Terukir
Mengarungi Lautan Tanya

Kejujuran Jadi Pelita
Menerangi Hati Gelap
Kedisiplinan Adalah Jalan
Yang Harus Kita Tapaki

Di lorong Pelayanan
Kita Berdiri Bersama
Tangan Melayani Dengan Hati
Memberi Inspirasi

Xaverius Ada Karena Cinta
Menjadi Sarana Pewartaan
Xaverian Telah Berkarya
Dan Akan Terus Berbahagia

Bersama-sama Kita
Menjadi Lebih Besar
Xaverius Berjaya
Xaverian Sejahtera

Humanitas Menyatukan Keberagaman

“Dalam Dunia Penuh Warna, Humanitas Menyala”

Lirik tersebut menggambarkan keberagaman dalam kehidupan masyarakat. Keberagaman itu mencakup budaya, adat istiadat, suku, agama, dan perspektif.

Namun, semua perbedaan tersebut tetap memiliki titik temu. Dalam konteks itu, humanitas atau kemanusiaan dapat menjadi pelita yang menyatukan manusia.

Karena itu, humanitas menjadi landasan penting dalam kehidupan bersama. Nilai tersebut mendorong setiap orang untuk menghargai dan menghormati perbedaan.

BACA JUGA :  Ombudsman: Penunjukan TNI Aktif Sebagai Penjabat Kepala Daerah Harus Dikoreksi

Dengan demikian, keberagaman tidak menjadi penghalang bagi kebersamaan. Sebaliknya, perbedaan dapat memperkaya kehidupan komunitas.

Kecerdasan, Kejujuran, dan Kedisiplinan

“Kecerdasan Terukir Mengarungi Lautan Tanya”

Bagian lirik ini menekankan pentingnya kecerdasan. Namun, maknanya tidak hanya berkaitan dengan kemampuan intelektual.

Lebih dari itu, lirik tersebut juga menyoroti kebijaksanaan dalam menghadapi persoalan hidup. Dengan kecerdasan dan kebijaksanaan, manusia dapat menghadapi berbagai tantangan.

Sementara itu, frasa “lautan tanya” menggambarkan situasi yang penuh ketidakpastian. Karena itu, manusia perlu menggunakan kecerdasan untuk menghadapi berbagai persoalan.

“Kejujuran Jadi Pelita, Menerangi Hati Gelap”

Selanjutnya, lirik tersebut menggambarkan kejujuran sebagai pelita. Dengan demikian, nilai itu dapat menerangi hati dan membantu manusia memilih jalan yang benar.

Karena itu, kejujuran menjadi nilai moral penting bagi seluruh Xaverian. Selain membangun kepercayaan, kejujuran juga memperkuat hubungan antarmanusia.

“Kedisiplinan Adalah Jalan Yang Harus Kita Tapaki”

Sementara itu, lirik tentang kedisiplinan menekankan pentingnya proses dalam mencapai tujuan. Untuk mencapai keberhasilan, setiap orang perlu menjalankan proses secara konsisten.

Karena itu, kedisiplinan menjadi salah satu kunci keberhasilan. Selain itu, disiplin membantu seseorang membangun kebiasaan positif.

Pelayanan Menjadi Wujud Kebersamaan

“Di Lorong Pelayanan Kita Berdiri Bersama, Tangan Melayani Dengan Hati Memberi Inspirasi”

Bagian ini menggambarkan semangat pelayanan dalam komunitas sekolah Xaverius. Para Xaverian menjalankan pelayanan secara bersama-sama.

Selain itu, mereka melayani dengan hati yang tulus. Sikap tersebut memberikan manfaat bagi orang lain.

Pada saat yang sama, pelayanan yang tulus dapat menginspirasi orang lain. Dengan demikian, semangat pelayanan dapat mendorong lebih banyak orang memberikan kontribusi positif.

Dalam konteks sekolah, semangat tersebut memperkuat hubungan antargenerasi. Para Xaverian dapat saling mendukung melalui berbagai bentuk pelayanan.

BACA JUGA :  Yayasan Xaverius Gelar Rekoleksi dan Bimbingan Teknis untuk Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah

Xaverius Tumbuh Karena Cinta

“Xaverius Ada Karena Cinta, Menjadi Sarana Pewartaan”

Bagian ini menegaskan dasar keberadaan Xaverius. Cinta dan kasih menjadi landasan berbagai tindakan serta tujuan komunitas.

Melalui pendidikan, Xaverius juga menjalankan misi pewartaan. Dengan cara itu, komunitas Xaverius membawa nilai kebaikan kepada masyarakat.

Karena itu, cinta tidak hanya menjadi tema jingle. Sebaliknya, cinta menjadi semangat yang menggerakkan seluruh komunitas Xaverius.

Selain itu, nilai cinta memperkuat hubungan antara sekolah, alumni, siswa, guru, dan masyarakat. Dengan semangat tersebut, komunitas dapat terus berkembang.

Kolaborasi Lintas Generasi untuk Masa Depan Xaverius

“Xaverian Telah Berkarya dan Akan Terus Berbahagia, Bersama Sama Kita Menjadi Lebih Besar, Xaverius Berjaya Xaverian Sejahtera”

Bagian akhir membawa pesan optimisme dan semangat kolaborasi. Xaverian mencakup alumni dan anggota komunitas Xaverius dari berbagai generasi.

Mereka telah menghasilkan berbagai karya melalui bidang masing-masing. Selanjutnya, mereka dapat terus berkarya dan menemukan kebahagiaan melalui karya tersebut.

Selain itu, kebersamaan menjadi kekuatan komunitas Xaverius. Dengan kolaborasi lintas generasi, komunitas ini dapat terus berkembang.

Karena itu, lirik tersebut menyampaikan keyakinan terhadap masa depan Xaverius. Pada akhirnya, semangat kebersamaan menjadi bagian penting dalam mewujudkan Xaverius yang berjaya dan Xaverian yang sejahtera.

“Ada Karena Cinta” Satukan Nilai Xaverius

Secara keseluruhan, “Ada Karena Cinta” menggambarkan kekuatan cinta dalam kehidupan. Lirik dan musiknya membawa pesan tentang pentingnya cinta dalam memberikan warna dan makna.

Selain cinta, jingle ini mengangkat nilai kemanusiaan, kecerdasan, kejujuran, kedisiplinan, dan pelayanan. Selanjutnya, kebersamaan mengikat seluruh nilai tersebut.

Melalui nilai-nilai itu, Yayasan Xaverius Tanjungkarang terus mengembangkan pendidikan sebagai komunitas cinta kasih atau community of love.

Lebih jauh, jingle tersebut membangkitkan semangat dan kebanggaan komunitas Xaverius Lampung. Pada saat yang sama, lagu ini memperkuat rasa persatuan antargenerasi.

BACA JUGA :  Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Lakukan Briefing Perdana dengan Kepala OPD, Fokus pada Pembangunan Ekonomi dan Infrastruktur

Para Xaverian dari berbagai generasi menunjukkan bahwa kolaborasi dapat menghasilkan karya bersama. Selain itu, mereka dapat meraih kebahagiaan melalui karya dan kebersamaan.

Dengan demikian, “Ada Karena Cinta” tidak sekadar menjadi jingle. Lagu ini juga menjadi gambaran perjalanan, nilai, dan semangat komunitas Xaverius.

Jayalah Xaverius, Sejahteralah Xaverian.

Para Kreator Jingle “Ada Karena Cinta”

Sebagai informasi, Ferdinandus Ivanelian, Silvia Damayanti, dan F. Joko Winarno menulis “Jingle Lintas Generasi: Ada Karna Cinta (Dari dan Untuk Seluruh Xaverian)”.

Selanjutnya, Ferdinandüs Ivanelian dan Doni Harjanto mengerjakan aransemen musik. Sementara itu, Gracia Gesta Nawangsasi, Alfonsa Maurena, Thadeus Engko, Hendra Wijaya, dan SDM SMA Xaverius Bandarlampung mengisi vokal.

Kemudian, S. Kajen Murakab, E. Gamma, dan Pranadenta mengerjakan video. Untuk produksi musik, Xaverec menangani proses tersebut.

Pada akhirnya, kolaborasi lintas generasi menjadi kekuatan utama dalam karya ini. Melalui “Ada Karena Cinta”, para Xaverian menyatukan karya, nilai, dan semangat untuk terus berkembang.***

Penulis: F. Joko Winarno