Paroki Katedral Tanjungkarang Gelar Bazar Murah di Stasi St. Petrus Kresno Widodo, Pesawaran

KRAKATOA.ID, PESAWARAN — Suasana penuh sukacita mewarnai halaman Gereja St. Petrus Kresno Widodo di Desa Kresno Widodo, Kecamatan Tegineneng, Kebupten Pesawaran saat Tim Bazar Paroki Katedral Kristus Raja Tanjungkarang menggelar kegiatan bazar bersama umat setempat, Minggu (19/10/2025). Kegiatan ini menjadi momen berharga yang menghadirkan kebersamaan, kegembiraan, dan semangat berbagi kasih di tengah umat dan masyarakat sekitar.

Beragam barang layak pakai disediakan dalam bazar ini, mulai dari mainan anak-anak, sepatu, tas, hingga pakaian untuk berbagai kalangan. Semua dijual dengan harga terjangkau, sehingga menarik perhatian warga masyarakat di sekitar Gereja St. Petrus Kresno Widodo. Antusiasme pengunjung terlihat sejak pagi, dengan suasana yang ramai, penuh senyum, dan keakraban antarumat serta warga sekitar.

Bukan hanya sekadar kegiatan ekonomi, bazar ini menjadi wujud nyata pelayanan kasih dan solidaritas antar sesama. Melalui kegiatan sederhana ini, warga diajak untuk saling membantu, memperhatikan sesama, dan menghadirkan kasih dalam kehidupan nyata.

Menariknya bazar ini juga diikuti saudara-saudari warga desa setempat dari umat Muslim.

Kemeriahan acara ini turut dihadiri oleh Hariyanto selaku Kepala Desa Kresno Widodo. Pada kesempatan itu, Hariyanto menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap kegiatan bazar ini.

“Kegiatan seperti ini sangat bagus untuk warga Kresno Widodo dan sekitarnya. Pengunjung yang begitu banyak menandakan bahwa acara ini sukses dan membawa manfaat. Masyarakat merasa terbantu, apalagi dengan harga yang terjangkau. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa diadakan lagi di masa mendatang, bahkan dengan suasana yang lebih meriah,” ujar Hariyanto.

Kehadirannya menambah semangat bagi panitia dan warga sekitar, karena menunjukkan sinergi positif antara Gereja dan masyarakat setempat dalam semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.

Romo Lukas Raditya Chirstianto pada saat menutup Misa menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penerimaan yang begitu ramah dari umat Stasi St. Petrus Kresno Widodo.

BACA JUGA :  Dewan Guru Xaverius Kotabumi Mengikuti Pelatihan Guru Inklusi untuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)

“Kegiatan ini bukan hanya tentang jual-beli barang, tetapi tentang menjalin persaudaraan dan membangun semangat saling melayani dalam semangat kasih,” ungkapnya.

Bazar ini pun ditutup dengan suasana penuh kegembiraan dan rasa syukur. Umat dan masyarakat sama-sama berharap agar kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut, menjadi berkat bagi banyak orang, dan memperkuat persaudaraan.***

Kontributor : F. Joko Winarno