KRAKATOA.ID, LAMPUNG SELATAN – Saat ini, Pemerintah Provinsi Lampung bersama Kodam XXI/Raden Intan berkolaborasi menata ulang kawasan Pantai Pasir Putih. Langkah taktis ini bertujuan mengembalikan kejayaan destinasi wisata legendaris tersebut seperti era 30 tahun lalu. Oleh karena itu, pihak pengelola secara resmi mengubah nama kawasan wisata pantai itu menjadi Raden Intan Beach.
Selanjutnya, pihak panitia menandai transformasi besar ini melalui aksi gotong royong massal pada Puncak Gerakan Radin Inten Asri, Jumat (10/7/2026). Kegiatan bersama tersebut melibatkan ribuan peserta yang membersihkan area pesisir sejak pukul 05.30 WIB. Akhirnya, langkah awal ini menjadi komitmen nyata untuk meningkatkan daya saing pariwisata daerah di kancah nasional.
Pantai Bersih Jadi Magnet Utama Wisatawan
Mengenai hal itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menjelaskan bahwa penataan pesisir ini menjadi strategi besar pariwisata daerah. Sebab, pantai merupakan magnet utama yang melekat di benak para pelancong luar daerah saat berbicara tentang Lampung. Maka dari itu, penataan fasilitas yang bersih dan nyaman menjadi harga mati bagi pemerintah.
“Ketika orang menyebut Lampung, selain gajah, tentu yang diingat adalah pantai. Seluruh orang datang berwisata ke Lampung alasannya adalah melihat pantai,” ujar Gubernur Mirza di sela kegiatan penataan pantai, Jumat (10/7/2026).
Kemudian, Gubernur Mirza menambahkan bahwa pembangunan ekonomi daerah harus berjalan beriringan dengan keindahan alam sekitar. Oleh karena itu, penataan Raden Intan Beach ini mendukung penuh visi “Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas 2045”. Dengan demikian, pemerintah daerah ingin memastikan wisatawan mendapatkan ruang publik yang aman dan sehat.
Revitalisasi Total Demi Dongkrak Ekonomi Warga dan UMKM
Sementara itu, dalam mewujudkan program penataan ini, Pemprov Lampung menggandeng Kodam XXI/Raden Intan sebagai mitra strategis. Oleh sebab itu, Gubernur memberikan apresiasi tinggi kepada Pangdam XXI/Raden Intan Mayjen TNI Kristomei Sianturi atas inisiatif revitalisasi fisik pantai ini. Tentu saja, TNI berkomitmen penuh mendukung penataan lingkungan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Lebih lanjut, pihak pemerintah meyakini bahwa wajah baru pantai yang bersih akan mengundang lebih banyak investasi pariwisata. Alhasil, melonjaknya kunjungan wisatawan ke Raden Intan Beach akan langsung menggerakkan roda ekonomi lokal. Bahkan, efek positif ini akan membuka peluang usaha baru serta menghidupkan pelaku UMKM di sekitar destinasi wisata pesisir.
Pada akhirnya, kolaborasi erat ini optimis dapat mewariskan kawasan pantai yang lestari bagi generasi mendatang. Jadi, wajah baru Pantai Pasir Putih kini siap menyambut era baru pariwisata Lampung yang lebih modern, bersih, dan berkelas.***






