Keseruan Weekend SMA Xaverius Bandar Lampung

KRAKATOA.ID, BANDARLAMPUNG — Sabtu, 23 Agustus merupakan hari terakhir Weekend SMA Xaverius Bandar Lampung seluruh rangkaian acara pasti merupakan momen mengesankan bagi peserta. Begitu Banyak pembelajaran yang bisa dipetik dari semua materi Aktualisasi Visi Misi, Etika dan Moralitas, serta Bullying dan Dampaknya. Semua materi yang diberikan memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengolah berbagai informasi sebagai langkah untuk menjajaki dunia SMA.

Aktualisasi Visi dan Misi merupakan langkah bagi siswa menemukan tujuan bersekolah di SMA Xaverius Bandar Lampung, pada materi ini berisi tentang penjelasan visi sekolah yaitu unggul, transformatif, dan berkesinambungan. Visi ini merupakan pegangan dan tujuan yang harus dicapai, pada proses pencapaiannya yaitu misi harus berpegang pada nilai- nilai yang diajarkan oleh St. Fransiskus Xaverius yaitu setia, pelayanan, kesederhanaan, kerja keras, dedikasi, kemurahan hati, dan mampu beradaptasi dengan lingkungan. Nilai- nilai pewartaan itu yang harus dimiliki oleh siswa untuk mewujudkan semua visi yang ada.

Pada prinsipnya nilai- nilai pewartaan St. Fransiskus Xaverius sejalan juga dengan materi Etika dan Moralitas yang diberikan pula pada weekend kali ini, moralitas mengedepankan sebuah pembentukan karakter dimana siswa mampu membedakan karakter baik dan buruk, sekolah sebagai wadah untuk melanjutkan karakter baik yang dibawa dari lingkungan keluarga supaya pada akhirnya mereka mampu menerapkan ini dalam lingkungan masyarakat. Kemudian siswa juga diberikan sebuah kode etik sebagai password dalam memasuki kehidupan bermasyarakat, kode etik itu yang akan menjadi senjata ampuh dalam hidup bersosialisasi, maka inilah salah satu alasan mengapa weekend berisi siswa dari beda kelas, siswa sudah mendapatkan satu poin karena sudah mampu beradaptasi dengan lingkungan.

Selanjutnya materi terakhir tentang “Bullying dan Dampaknya”, pada materi ini siswa diajak untuk menyelami kasus di lingkungan sekitar sekolah, tentang perundungan yang sering terjadi. Siswa perlu mengenal berbagai tindakan yang masuk dalam kategori perundungan karena tanpa disadari mungkin sudah dilakukan ataupun menjadi korban, materi ini dibawakan oleh psikolog langsung sehingga mampu menyelami lebih dalam dalam penanganan dan antisipasi “Bullying dan Dampaknya” di sekolah.

BACA JUGA :  Suzuki Persada Lampung Raya Hadirkan Diskon Spesial Natal dan Tahun Baru s.d Puluhan Juta Rupiah!!!

Setelah serangkaian materi yang menguras energi bagi para peserta weekend ini, maka setiap sesi diselingi dengan joget bersama dari tim gerak dan lagu, peserta mulai “Recharge” semangat untuk melanjutkan setiap kegiatan.

Weekend SMA Xaverius Bandar Lampung selalu memberikan keseruan pada setiap sesinya selanjutnya, dinamika malam merupakan sesi paling dinanti oleh para peserta. Dinamika malam akan memberikan tantangan- tantangan menarik kepada peserta untuk diselesaikan.

Gelombang 1 “Benteng Logika” yaitu dinamika ini berisi tentang permainan menyerang dan bertahan menggunakan logika. Pemain yang ingin menyerang harus menjawab pertanyaan logika, begitu pula jika ingin bertahan. Makna permainan ini memberikan esensi bahwa untuk mencapai tujuan, kita tidak boleh hanya mengandalkan insting, tapi tentang strategi dan berpikir secara logis. Tujuan nya untuk memberikan pemahaman kepada murid untuk lebih dekat secara kelompok dan memberikan keteraturan bertindak melalui pikiran logis.

Gelombang 2 “Guess & Glory” dinamika ini berisikan 4 babak di mana semua babak saling berkaitan. Babak 1 adalah penentuan ketua kelompok, penentuan ini digunakan untuk menyandera ketua kelompok tanpa sepengetahuan anggota kelompok lain. Babak 2 adalah permainan estafet frasa, permainan ini bertujuan mendistorsi anggota kelompok terhadap penculikan ketua kelompok. Babak 3 adalah pencarian sandera, babak ini kelompok harus mencari kunci untuk membebaskan sandera dan menemukan sandera. Babak 4 adalah pengeliminasian kelompok, sandera memegang balon untuk dipecahkan kelompok yg sudah mendapatkan sandera. Dinamika ini memberikan esensi terhadap kekompakan kelompok dalam menyampaikan pesan dan berpikir logis dalam membuat keputusan mencari kunci dan sandera.Tujuan dari dinamika ini untuk melatih berpikir kritis dalam kegelapan, dan kekompakan tim mencari solusi dalam kebersamaan.

Gel. 3 “Naga Tingkir” dinamika ini memiliki konsep yang sama dengan “Guess and Glory”. Game di bagi menjadi 3 Babak. Babak 1 Kelompok berlomba memecahkan balon yang ada di ujung kelompok. Babak 2 Mencari Kunci untuk melepaskan Sandera yang diculik. Babak 3 Mencari Sandera dengan membagi kelompok bertiga-tiga dan tidak boleh melepaskan pegangan. Permainan ini memiliki makna kebersamaan tanpa menghilangkan aktivitas seru di dalam nya. Permainan ini memiliki tujuan memberikan kebersamaan dalam mencari sandera. Situasi yang gelap mengharuskan kelompok hafal dan kenal lebih jauh dengan setiap anggotanya masing-masing.

BACA JUGA :  Pemprov Lampung Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah Bersama Mendagri

Berikut jejak- jejak komentar dari keseruan weekend peserta.

“Melvin nyuri selimut saya buk pas tidur, sama Leon tidur dengkurannya kayak kapal mau parkir buk tapi overall semua nya seru buk cuman pas sesi tidur doang yg agak berisik,” ujar Darwin.

“Secara keseluruhan, Weekend gelombang 3 ini lebih berfokus pada bagian seminari dan kerja sama bersama dengan kelompok. Meski terdengar membosankan, namun saat semua bekerjasama, rasanya menyenangkan. Apalagi saat jurit malam, di mana semua perlu tetap bersama agar tak ada yang hilang. Sangat seru bisa melewatinya bersama kelompok.
Kegiatan hari pertama berjalan sampai jam 1 lewat. Semua lelah, tapi jadinya kita dapat tidur lelap di kelas. Makan malam dan sarapan yang disediakan juga nikmat. Secara keseluruhan, meski ada saat-saat yang membuat bosan, namun momen-momen di mana kita berjuang bersama sebagai kelompok menambahkan berbagai kenangan asyik,” ungkap Viera.

“Keseruan ini mereka bawa pulang dan tentunya membawa bekal materi yang sudah diberikan, harapannya nanti dapat diterapkan dalam lingkungan rumah, sekolah, dan masyarakat. Mari jadikan tema Aku Peduli, Aku Beraksi, dan Aku siap Menginspirasi dalam kehidupan sehari hari,” kata Angelina Asih S.Pd., selaku koordinator kegiatan.

Semua kegiatan weekend ini kemudian diteguhkan dengan renungan malam untuk mengajak siswa merefleksikan kembali tentang kehadiran di tempat ini, kehadiran yang perlu disyukuri atas semua kerja keras orangtua dan kesempatan yang Tuhan berikan sehingga bisa bersekolah di SMA Xaverius Bandar Lampung.***

Kontributor: Dewi Kristiani
Editor: F.Joko Winarno