KRAKATOA.ID, PESAWARAN – Kegiatan pembangunan fisik TMMD Kodim 0421/Lampung Selatan di Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Way Khilau, kini tidak hanya sekadar proyek infrastruktur, tetapi juga menjadi ajang semangat gotong royong dan partisipasi masyarakat.
Memasuki hari ke-8, Rabu (18/2/2026), rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) mulai memasuki tahap konstruksi utama. Pengerjaan meliputi pengecoran tiang, pemasangan batu bata, dan penyelesaian rangka atas bangunan. Rumah milik Yusmawati dan Heri telah memasuki tahap pengecoran tiang dan pemasangan batu bata sebagai fondasi. Sementara rumah Ibu Siti Hamidah fokus pada pemasangan batu bata dan kusen, rumah Bapak Ngadino dan Bapak Khoirul Anwar pada pemasangan bata merah, dan rumah Bapak Suhono tengah dipasangi segitiga atas untuk rangka atap.
Pengerjaan dilakukan secara kolaboratif antara Satgas TMMD dan warga setempat. Semangat kebersamaan ini menjadi kunci percepatan pembangunan sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Partisipasi aktif warga tidak hanya mempercepat pekerjaan, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan.
“TMMD bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga membangun rasa kebersamaan dan tanggung jawab sosial. Kami hadir untuk membantu masyarakat memiliki hunian layak sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI-Rakyat,” ujar personel Satgas TMMD.
Melalui kegiatan ini, Kodim 0421/Lampung Selatan menegaskan bahwa TMMD adalah wujud nyata pengabdian TNI yang memberi dampak langsung bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat di Desa Tanjung Rejo, sambil menumbuhkan nilai gotong royong dan solidaritas sosial di tengah warga.***






