Kisruh Rempang, Ketua FKUB Lampung Imbau Semua Pihak Tidak Mudah Terprovokasi

KRAKATOA.ID, BANDARLAMPUNG — Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Lampung Prof. Dr. Moh Bahruddin, M.A., meminta masyarakat Pulau Rempang, Batam dan sekitarnya tidak terprovokasi. Masyarakat diimbau tetap menjaga persatuan dan mengedepankan sikap musyawarah mufakat agar tindakan anarkistis tidak terjadi lagi.

‘Menyikapi konflik dan polemik yang terjadi di Rempang, saya mengimbau kepada seluruh komponen masyarakat, kepada seluruh stakeholder kiranya dapat menyikapinya dengan tetap berkepala dingin, tetap menggunakan akal dan pikiran serta hati nurani yang jernih,” kata Prof. Bahruddin kepada Krakatoa.id, Selasa (19/9/2023).

“Dan saya mengimbau kepada siapapun untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu negatif yang sering bermunculan di media sosial,” kata Prof. Bahruddin.

Ketua FKUB Lampung ini berharap kepada seluruh elemen masyarkat di sana untuk mengedepankan dialog dan musyawarah untuk mencapai titik temu.

“Di samping itu saya mengharapkan kiranya seluruh pihak yang berkepentingan untuk dapat melakukan dialog, dapat melakukan musyawarah mufakat untuk mencapai titik temu.”

“Bukankah para leluhur kita telah mewariskan budaya musyawarah mufakat dalam menyelesaikan masalah-masalah sosial kemasyarakatan yang ada!”

Prof. Bahruddin menegaskan bahwa semua masalah akan terselesaikan jika mengedepankan musyawarah mufakat.

Wassya wir hum fil amri kata Allah SWT bermusyawarahlah ketika ada masalah-masalah yang timbul di antara kita. Yakinlah bahwa tidak ada masalah yang serumit apa pun, seberat apa pun yang tidak dapat diselesaikan melalui musyawarah mufakat,” tegasnya.

Ketua FKUB Lampung ini meminta seluh pihak untuk menghindari sikap emosional dan anarkisme.

“Sebaliknya saya meminta kepada seluruh pihak agar menghindari sikap-sikap emosional dan anarkisme, karena dalam sejarah umat kehidupan manusia, anarkisme kekerasan tidak dapat pernah menyelesaikan masalah, bahkan berpotensi menimbulkan masalah-masalah yang baru,” pungkasnya.***

BACA JUGA :  Media Asing Ramai Soroti Kerusuhan Rempang